Kelompok Bersenjata Tewaskan 30 Orang di Nigeria Tengah
Rabu, 5 Februari 2014 7:12 WIB
Jos, Nigeria, (Antara/AFP) - Sejumlah pria bersenjata menewaskan sekitar 30 orang dalam serangan pagi di dua desa di Nigeria tengah, kata saksi pada Selasa, dalam aksi kekerasan terbaru yang melanda kawasan itu.
Polisi di negara bagian Plateau, yang telah dilanda kekerasan komunal berulang kali, mengonfirmasi serangan itu namun tidak bisa memberikan rincian korban.
Salah seorang saksi, Rufus Gyang, mengatakan, serangan itu terjadi pada sekitar pukul 03.00 waktu setempat dan orang-orang bersenjata "mulai menembaki secara sporadis, membunuh warga tak bersalah dalam tidur mereka".
Sembilan belas orang tewas di Rajat dan 11 lainnya di desa-desa Atakar, semua di wilayah pemerintah daerah Riyom, tambahnya.
Lebih dari 60 rumah dihancurkan dalam serangan itu, sementara puluhan orang lainnya terluka, katanya menambahkan.
Anggota parlemen lokal Daniel Dem mengonfirmasi pembunuhan itu dan menambahkan bahwa dua dari korban adalah petugas keamanan yang dikerahkan ke daerah itu.
Pihak berwenang mengatakan bulan lalu bahwa gembala etnis Fulani dicurigai menewaskan 34 orang dalam serangan serupa.
Komisaris Informasi Negara Yiljap Abraham mengatakan bahwa 34 orang tewas, 24 terluka dan 600 orang mengungsi dalam serangan oleh kelompok bersenjata di Desa Shonong pada 6 Januari.
Dia mengatakan bahwa 56 rumah dibakar dalam serangan itu.
Plateau terletak di Nigeria yang disebut Sabuk Tengah, tempat mayoritas Muslim utara negara itu bertemu dengan kawasan selatan yang didominasi Kristen.
Lebih dari 10.000 orang diperkirakan tewas di Plateau dan
negara bagian tetangga Kaduna sejak 1992 dan beberapa ribu sejak tahun 2010, kata Human Rights Watch pada Desember tahun lalu.
Banyak keluhan yang berpusat di sekitar favoritisme yang dirasakan dan diskriminasi antara Muslim Hausa-Fulani dan kelompok Kristen, serta perselisihan berkait hak ternak merumput.
Pengamat HAM internasional Human Rights Watch mengatakan tidak cukup apa yang dilakukan untuk mengatasi penyebab kekerasan, meskipun identitas para pelaku di kedua sisi secara luas sudah dikenali secara lokal. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Operasi Damai Cartenz 2026 tangkap 28 orang diduga jaringan kelompok bersenjata
23 February 2026 13:20 WIB
Polisi selidiki perampokan bersenjata api di toko grosir Dharmasraya
17 January 2025 14:51 WIB, 2025
Prajurit Kodim Agam tangkap Bandar Sabu antar Provinsi bersenjata laras panjang
16 January 2025 9:36 WIB, 2025
Polisi tangkap pria bersenjata yang hentikan Transjakarta di Jakbar
30 December 2024 14:10 WIB, 2024
Polresta Padang sudah tahan enam pelaku tawuran bersenjata tajam di Lubeg
12 August 2024 18:48 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018