Aktivitsi Anti-Pemerintah Ukraina Dilaporkan Diculik dan Disiksa
Sabtu, 1 Februari 2014 8:29 WIB
Moskow, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Polisi Ukraina sedang mencari tersangka di balik dugaan penculikan dan penyiksaan terhadap aktivis anti-pemerintah terkemuka pekan lalu, kata juru bicara polisi, Jumat.
Dmitry Bulatov, 35 tahun, seorang penyelenggara aksi unjuk rasa anti-pemerintah di mana kendaraan-kendaraan konvoi berjaga di kediaman pejabat tinggi, hilang pada 22 Januari di ibu kota Ukraina, Kiev.
Para pendukungnya mengatakan kepada polisi bahwa Bulatov didorong ke dalam sebuah mobil, disiksa dan kemudian dibuang di sebuah hutan. Dia muncul pada Kamis malam di sebuah desa di luar Kiev dengan beberapa luka-luka.
"Saya disalib, dipaku. Mereka memotong telinga dan wajah. Dan saya punya luka di sekujur tubuh ini. Tetapi, alhamdulillah, saya masih hidup," katanya kepada wartawan.
Bulatov mengatakan, penyerang itu memiliki aksen Rusia.
Rekannya, Sergei Poyarkov, mengatakan kepada Radio Free Europe/ Radio Liberty bahwa Bulatov telah disiksa dalam upaya untuk memperoleh informasi dari dia tentang dana untuk gerakan protes.
Pemimpin partai oposisi Udar Vitali Klitschko menyebut serangan terhadap Bulatov tindakan intimidasi terhadap aktivis.
Tokoh oposisi terkemuka lain, Igor Lutsenko, juga diculik dan dipukuli pekan lalu. Para pendukungnya mengklaim serangan terhadap dirinya telah dilakukan oleh kelompok yang sama yang menginginkan informasi tentang pendanaan oposisi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pasaman bentuk Kampung Tangguh anti Narkoba di nagari tekan kasus Narkotika
20 September 2025 15:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018