AS Desak Sudan Selatan Bebaskan Empat Tahanan Pemberontak
Kamis, 30 Januari 2014 8:59 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Amerika Serikat Rabu menyambut
pembebasan tujuh tahanan pemberontak oleh Sudan Selatan, tetapi mendesak Juba untuk melepaskan empat orang lagi yang masih ditahan, untuk membantu meningkatkan rekonsiliasi politik.
Juba membebaskan tujuh dari 11 pemimpin kunci yang ditahan setelah beberapa bulan lalu diduga melakukan kudeta terhadap Presiden Salva Kiir, dan menyerahkan mereka ke pihak berwenang Nigeria.
"Ini merupakan langkah penting menuju dialog politik inklusif," kata Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki.
"Kami mendesak pemerintah Sudan Selatan untuk membebaskan empat yang tersisa," katanya menambahkan.
"Partisipasi penuh semua tahanan politik sangat penting untuk
dialog politik," katanya menekankan, dan meminta mereka "segera dibebaskan."
Pembebasan semua tahanan telah menjadi tuntutan utama pemberontak.
Empat pemimpin masih di dalam tahanan di Sudan Selatan, menghadapi pengadilan karena berusaha untuk menggulingkan Kiir setelah pertempuran pecah di ibu kota Juba pada 15 Desember.
Kiir menuduh wakil presiden yang dipecatnya, Riek Machar, dan para mantan pejabat lainnya mengobarkan kudeta terhadap pemerintahannya.
Kedua pihak menerapkan gencatan senjata pada Jumat, tetapi pertempuran hanya mereda, tidak berakhir, dengan laporan-laporan bentrokan berlanjut dan memburuknya krisis kemanusiaan yang telah menewaskan ribuan orang dan memaksa hampir 800.000 meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018