Dahlan: Mogok Kerja Karyawan Merpati Tidak Terhindarkan
Selasa, 28 Januari 2014 12:52 WIB
Dahlan Iskan
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan aksi mogok kerja karyawan PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) akibat tidak digaji tidak bisa dihindari karena perusahaan memang dalam kondisi kesulitan keuangan.
"Saya juga kalau enggak digaji akan mogok kerja. Tapi kondisnya seperti itu, pemegang saham sedang mencari solusi mengatasi kesulitan Merpati," kata Dahlan usai pertemuan kerja sama dengan ABC Australia, di Jakarta, Selasa.
Menurut Dahlan, saat ini manajemen sedang berpacu menyelesaikan persoalan Merpati antara lain dengan solusi pelepasan anak usaha PT Merpati Maintenance Facilities (MMF) dan Merpati Training Center (MTC).
"Dalam rencana bisnis, manajemen sudah memutuskan MMF diambilalih PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk kemudian dicari investornya," kata Dahlan.
Masalahnya, tambah mantan Direktur Utama PLN ini, pelepasan anak usaha MMF tersebut terbentur pada aturan Kementerian Keuangan soal pencairan dana.
"Ini salah satu permasalahannya. BUMN tidak seperti swasta. Ada dana PPA tapi dana tersebut tidak mudah dialokasikan, harus ikut prosedur," ujarnya.
Sebelumnya, dalam dua bulan terakhir pegawai Merpati diinformasikan belum menerima gaji, sehingga memicu terjadinya aksi mogok kerja pada hari.
Dahlan mengaku, sejak dirinya menjadi Menteri BUMN sudah sering menerima masukan soal Merpati mulai soal pemutusan hubungan kerja, korupsi hingga usulan penutupan perusahaan penerbangan "plat merah" tersebut.
"Pernah ada ide untuk melakukan PHK, di mana setiap karyawan diberikan kebun lahan sawit. Tapi para pekerja tidak menyetujui," ujarnya.
Dengan begitu maka opsi melepas MMF dan MTC yang ditempuh berharap dananya dapat menambah modal kerja Merpati agar perusahaan bisa bangkit kembali.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RSUD Jambak: Pelayanan poliklinik tutup karena dokter spesialis mogok
27 August 2024 13:37 WIB, 2024
7 hari mogok kerja, dokter magang Korsel diminta kembali bekerja Kamis
26 February 2024 14:46 WIB, 2024
Pasca dokter spesialis mogok kerja, poliklinik RSUD Pasbar kembali dibuka
25 November 2022 16:36 WIB, 2022
Dokter spesialis RSUD Pasbar tegaskan akan tetap mogok kerja sampai intensif dibayarkan
22 November 2022 19:48 WIB, 2022
PBM Sekolah di Agam ini terhenti karena Guru mogok kerja dan Kepsek mengundurkan diri
05 September 2022 14:35 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018