Padang (ANTARA) - Berburu buah tangan menjadi salah satu aktivitas  dilakukan wisatawan saat berkunjung ke Padang. 

Sejumlah toko khas Minang pun hadir menawarkan beragam pilihan kuliner dan aksesoris tradisional yang identik dengan Ranah Minang. 

Beberapa oleh-oleh khas Padang menjadi  incaran oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Bukan hanya makanan saja, beberapa benda atau aksesoris buah tangan khas Minang yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau.

Berikut rekomendasi tempat belanja oleh-oleh khas Minang di Padang dihimpun dari berbagai sumber 

1.    Keripik Balado Shirley
Keripik Balado Shirley berdiri sejak 1994. Berawal dari dipasarkan rumah ke rumah, warung ke warung, kini menjadi salah satu pusat buah tangan unggulan Sumatera Barat. Seperti namanya, usaha ini secara khusus menawarkan keripik balado sebagai sajian utama. Keripik balado terbuat dari bahan singkong ini memiliki rasa yang pedas dan merupakan cemilan khas Minang yang paling populer. 

Selain keripik balado, disini juga bisa ditemukan berbagai macam produk lainnya, seperti keripik sanjai, rendang, opak lado, dakak dadu, lapan-lapan, kipang kacang, kacang balado, hingga bumbu makanan yang pastinya juga tak kalah lezat.

Keripik Balado Shirley ini berlokasi di jalan Gereja nomor 36, Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat dengan jam operasional setiap hari pukul 07.30 – 21.00 WIB. 

2.    Silungkang Art Centre
Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang kaya akan budaya, sei dan tradisi. Termasuk seni menenun yang telah diwariskan secara turun-temurun. Salah satu pusat kerajinan terbesar dan paling terkenal di provinsi ini adalah Silungkang Art Centre.

Silungkang Art Centre merupakan salah satu  tujuan utama wisatawan untuk mencari kain songket dan berbagai kerajinan khas Minang lainnya. Selain itu, disini juga bisa ditemukan berbagai makanan dan cemilan khas Minang yang menggugah selera.

Selain menjual makanan dan camilan khas Minang dan kain songket, disini kita bisa menemukan kain tenun, kain batik dengan berbagai motif unik, pandai sikek, mukena, selendang Sulaman Koto Gadang dan souvenir lainnya.

Usaha ini berlokasi di Jalan Imam Bonjol nomor 15 D-E, Jalan Belakang Olo, Belakang Pd., Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Untuk jam operasional toko ini setiap hari pukul 08.00 – 20.00 WIB.

3.    Kerupuk Jangek Buk Kai
Kerupuk jangek adalah camilan yang sangat populer di Padang yang terbuat dari kulit sapi. Kerupuk ini memiliki cita rasa yang lezat dan gurih. Ada cukup banyak varian rasa yang tersedia, sehingga pembeli pun bisa merasakan pengalaman berbeda saat menyantapnya. 

Salah satu pengolah kerupuk kulit terbesar di kota Padang adalah usaha Kerupuk Jangek Buk Kai. Usaha ini didirikan pada  1967 di Jalan Andalas I no.43 kota Padang.

Untuk pelanggan yang ingin menikmati lezat dan gurihnya kerupuk kulit dari toko ini bisa langsung mengunjungi toko yang berlokasi di Jalan Andalas I No.43 Padang, Pasar Inpres II Lantai 1 Padang dengan jam operasional 06.00-18.00 WIB.

4.    Keripik Balado Christine Hakim
Keripik Balado Christine Hakim  selalu menjadi destinasi wajib setiap wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang. Usaha ini didirikan oleh Christine Hakim pada  1980. Ketika itu ia merintis usaha berjualan keripik balado bersama kakaknya. Hingga1990, Christine Hakim mulai membuka usahanya sendiri yang awalnya sebagai industri rumahan dengan modal terbatas.

Singkong yang digunakan untuk pengolahan usaha ini yaitu singkong  dari Padang yang menurutnya lebih gurih dan kering setelah digoreng. Penggunaan minyak kelapa yang dipertahankan hingga kini. Hal ini bertujuan menghasilkan kesempurnaan keripik yang di goreng. Adapun varian rasa yang tersedia pada usaha ini yaitu balado, udang, durian dan keju. Itu semua terbebas dari penggunaan bahan pewarna. Selain keripik balado, disini juga tersedia keripik ubi bagulo, sagun bakar, rendang, paru dan berbagai keripik dan makanan lainnya. 

Keripik Balado Christine Hakim berlokasi di Jalan Nipah no 38, Berok Nipah, kota Padang dan mulai beroperasi pukul 08.00 – 22.00 WIB.


5.    Rendang Asese
Salah satu ikon kuliner khas Ranah Minang yang mendunia adalah rendang. Salah satu pusat buah tangan khusus rendang yang terkenal di Padang yaitu Rendang Asese. Berdiri sejak 23 Maret 2003. Awalnya usaha ini hanya membuat rendang sesuai pesanan dan hanya membuat satu jenis rendang yaitu rendang paru kering. Seiring berjalannya waktu, pelanggan mulai bertambah dan sering menerima orderan. Maka rendang Asese mulai mendaftarkan perizinan industri rumah tangga (PIRT), membuat merek dengan nama Asese dan melakukan pengemasan pada rendang sehingga rendang bisa dijadikan pilihan buah tangan khas Ranah Minang.

Rendang Asese terkenal karena tidak menggunakan bahan pengawet, menggunakan rempah-rempah segar dengan proses memasak lama yang membuatnya tahan lama secara alami. Produk rendang kini telah dikirikan ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Singapura, Malaysia, Belanda, Jepang, Belgia, Jerman, Prancis, dan Inggris.

Rendang Asese terus berinovasi dengan menambah varian seperti rendang tuna, rendang lokan, rendang ayam dan rendang jengkol. Untuk pelanggan yang ingin menikmati dan membeli produk rendang ASESE ini bisa langsung mengunjungi lokasi usaha di Jalan Thamrin no.14, Alang Laweh, Padang.