
Secara bertahap, Pemkab Pasaman Barat telah bayarkan hutang belanja 2023-2024 sebesar Rp46,4 miliar

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah melakukan pembayaran tunda bayar atau hutang belanja berbagai kegiatan tahun 2023-2024 sebesar Rp46,48 miliar hingga saat ini dari total Rp89,5 miliar.
"Kita berkomitmen secara bertahap membayar hutang belanja sesuai kemampuan keuangan daerah. Ini merupakan menjadi kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto melalui Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD) Zulfi Agus di Simpang Empat, Kamis.
Menurutnya dari Rp89,5 miliar itu telah dibayarkan secara bertahap sebesar Rp46.483.818.973.
"Untuk sisanya akan dibayar secara dicicil setiap bulannya sesuai ketersediaan keuangan yang ada," katanya.
Dia menyebutkan hutang belanja atau tunda bayar yang telah dibayarkan adalah kewajiban tunjangan sertifikasi guru PNSD sebesar Rp12.577.512.000 dan kewajiban tambahan penghasilan guru PNSD non sertifikasi sebesar Rp1.932.000.000.
Lalu hutang kewajiban iuran jaminan kesehatan BPJS atau UHC sebesar Rp16.020.516.326 dan hutang belanja ke pihak ketiga telah dibayarkan Rp15.973.790.547.
Dia berharap kepada pihak ketiga dapat bersabar menunggu dibayarkannya hutang belanja itu.
"Jika sudah ada uangnya maka pasti segera dibayarkan," tegasnya.
Pihaknya terus berupaya mempercepat pembayaran hutang yang ada. Namun terkendala oleh kondisi keuangan yang ada saat ini.
"Mudah-mudahan dalam waktu cepat aman kita selesaikan," tambah Zulfi Agus.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
