Korut Ancam Serang Korsel Tanpa Ampun
Jumat, 20 Desember 2013 15:09 WIB
Seoul, (Antara/AFP) - Korea Utara mengancam akan melancarkan serangan tanpa ampun terhadap Korea Selatan setelah pegiat negara itu membakar boneka dinasti Kim yang berkuasa dalam peringatan kedua meninggalnya Kim Jong-Il, kata pihak berwenang, Jumat.
Ancaman itu disebutkan dalam sebuah pesan yang dikirim pada Kamis oleh sekretariat Komisi Pertahanan Nasional, badan militer tertinggi di Korut, melalui saluran hotline militer, kata Kementerian Pertahanan Korsel.
Dalam unjukrasa pada Selasa untuk memperingati meninggalnya Kim Jong-Il, kelompok konservatif Korsel membakar boneka pemimpin muda Korut Kim Jong-Un, almarhum ayah dan kakeknya.
Korut mengatakan aksi tersebut telah menyinggung "kehormatan tertinggi" para pemimpinnya dan mengancam akan melakukan pembalasan "tanpa ampun" tanpa peringatan, kata Kementerian Pertahanan.
"Kami telah mengirim balasan dan bertekad akan bereaksi tegas atas setiap provokasi yang dilakukan oleh Korea Utara," jurubicara kementerian, Kim Min-Seok.
Ancaman Korut tersebut muncul ditengah meningkatnya kekhawatiran mengenai stabilitas rejim itu setelah pekan lalu dilakukan eksekusi Jang Song-Thaek, pejabat tinggi yang juga paman dan bekas mentor politik Kim Jong-Un.
Seoul dan Washington memperingatkan kemungkinan munculnya aksi provokatif oleh negara nuklir Korut.
Korea Utara memiliki sejarah panjang mengenai retorika perang, dan seringkali mengancam akan menyerang Korsel.
Ketegangan antara kedua Korea itu mulai tampak menurun setelah sempat meningkat pada Februari, saat Korut menggelar uji nuklir bawah tanah ketiga dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Namun hubungan kedua negara kembali memanas dalam beberapa minggu terakhir. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Pergantian Tahun, LDII Ingatkan Kemerosotan Moral Ancam Nilai-Nilai Kebangsaan
02 January 2025 18:02 WIB, 2025
Kompolnas: AKP Dadang sempat ancam tembak polisi jika halangi dirinya
25 November 2024 18:58 WIB, 2024
SPTI Pasaman Barat: Pembatasan muatan di 1.121 ruas jalan ancam perekonomian petani sawit
03 September 2024 9:52 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018