Pisang "Sialang" Gegerkan Masyarakat Lubukbasung
Sabtu, 2 November 2013 19:17 WIB
Pemilik kebun pisang Irsyadul Ubad (38), memegang pisang tanduk yang ditanam di pekarangan rumah.
Lubukbasung, Sumbar, (Antara) - Pisang "Sialang" atau tanduk yang tumbuh di Perumahan Talago Jalan Kakak Tua, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menggegerkan masyarakat setempat.
"Pasalnya baru kali ini kita melihat pisang tanpa memiliki jantung dan sisir seperti ini," kata salah seorang warga setempat, Afrida Sulastri (30) di Lubukbasung, Sabtu.
Ia mengatakan, baru kali ini melihat pisang aneh karena tanpa memiliki jantung dan sisir.
"Sudah 30 tahun umur saya, baru kali ini melihat pisang aneh ini dan saya langsung terkejut saat melihat pertama beberapa minggu lalu," kata Afrida Sulastri.
Ia menerangkan, awal mula dia melihat pisang tersebut ketika lewat di lokasi tempat tumbuhnya pisang itu. Saat melihat ia menanyakan kepada warga sekitar.
Namun mereka tidak mengetahui dan dia pun juga heran mungkin ini pisang dengan spesies baru.
Syamsul Bahri (48) mengakui baru pertama melihat pisang tersebut.
Biasanya pisang ini tumbuh di hutan belantara yang tidak pernah dilalui masyarakat.
Sementara pemilik kebun pisang Irsyadul Ubad (38) mengatakan bibit pisang ini diperoleh dari temannya yang berada di Lintabuang Padang Madani, Jorong Monggopoh Utara, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung empat tahun silam.
Setelah itu pisang ditanam di pekarangan rumah dan selama empat tahun tersebut baru empat kali pisang ini berbuah dan anehnya pisang ini tidak memiliki sisir, jantung dan memiliki 10 buah dalam satu pohon.
Sementara panjang buah sekitar 30 centimeter dan tinggi pohon sekitar tiga meter.
Dengan kondisi itu masyarakat kaget dan sering bertanya apa nama pisang tersebut.
"Saya menjawab nama pisang ini Sialang. Namun ketika masyarakat bertanya kepada mertua saya, mertua menjawab pisang kota," katanya.
Pisang tanduk atau pisang cavendish merupakan sejenis pisang yang bersaiz besar dengan bentuknya menyebabkan ia diberi nama pisang tanduk. Lebih digunakan untuk dijadikan sebagai bahan masakan.
Adapun manfaat pisang tanduk yakni sebagai sumber energi sebab kandungan karbohidrat sederhananya cukup untuk mengganjal perut, menyehatkan jantung, penyeimbang darah, kaya akan vitamin B6 yang berperan aktif dalam pembentukan antibody dan juga hemoglobin di dalam darah dan lainnya. (ari)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Divre II Sumbar hadir untuk masyarakat melalui aksi donor darah di Stasiun Padang
08 May 2026 16:59 WIB
Masyarakat apresiasi kehadiran Bupati Dharmasraya di Alek Nagari Tebing Tinggi
29 April 2026 16:17 WIB
Pesan Menteri Nusron untuk jajaran di Riau: Pemimpin harus memudahkan pelayanan bagi masyarakat
29 April 2026 16:01 WIB
Padang Pariaman kembali perbaiki akses jalan guna pulihkan ekonomi masyarakat pascabencana
23 April 2026 17:35 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018