Dahlan Minta Pemda Sumut Bersabar Soal Inalum
Rabu, 30 Oktober 2013 12:21 WIB
Dahlan Iskan
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan minta pihak Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk lebih bersabar menunggu penyelesaian pengambilalihan PT Inalum oleh Pemerintah Pusat.
"Daerah sebaiknya jangan ribut-ribut dulu soal mau masuk menjadi pemegang saham Inalum. Yang penting saat ini bagaimana proses pengambilalihan Inalum dapat diselesaikan terlebih dahulu, baru kemudian dibicarakan soal Pemda," kata Dahlan, usai membuka Annual Pertamina Quality Awards 2013, di Gedung Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu.
Menurut Dahlan, apa yang menjadi tuntutan Pemda merupakan hal yang wajar.
"Nanti Pemda mau ikut serta di dalamnya sama sekali tidak masalah, karena memang baiknya seperti itu, karena Pemerintah dalam hal ini yaitu Pemda dan Pemerintah Pusat," kata Dahlan.
Akuisisi 58,8 persen Inalum memasuki babak akhir, karena terhitung 1 November 2013 perusahaan itu sudah harus beralih ke tangan Pemerintah.
Pemerintah mengajukan perhitungan baru nilai buku pengambilalihan 58,87 persen tersebut senilai 558 juta dolar AS.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi dan 10 daerah kabupaten-kota di Sumatera Utara menyatakan siap mengelola 58,8 persen saham Inalum.
"Kami Pemprov Sumut dan kabupaten- kota siap mengambil saham yang dimiliki oleh Jepang sebesar 58,88 persen," kata Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho.
Alasan Pemda ikut mengelola Inalum karena ingin benar-benar merasakan manfaat dari sumber daya alam daerah itu setidaknya hingga 30 tahun ke depan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Pemkot minta Kemenhub tambah petugas jaga perlintasan sebidang di Pariaman
24 January 2026 20:29 WIB
Hansi Flick minta Barcelona raih kemenangan di laga terakhir Liga Champions
22 January 2026 12:01 WIB