Mendagri Sarankan Pemda Gandeng Ormas Kelola Perkotaan
Kamis, 24 Oktober 2013 16:03 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyarankan pemerintah daerah (pemda) untuk menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam mengelola kawasan perkotaan.
"Pemda sebenanrnya bisa menjalin kerja sama yang baik dengan ormas, berdasarkan pada sifat kekhususan ormas. Misalnya, ormas peduli lingkungan hidup, PKK (pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga)," kata Gamawan Fauzi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Kawasan Perkotaan 2013 di Jakarta, Kamis.
Mendagri mengatakan banyak ormas yang sebenarnya ingin memberikan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi karena ada segelintir ormas yang kurang baik itu maka muncul persepsi negatif terhadap ormas.
"Kalau perlu (jalin) kerja sama dengan FPI (Front Pembela Islam) untuk hal-hal tertentu, untuk hal yang baik. Jadi mari kita jalin kerja sama," ucap Mendagri.
Ormas, sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya, perlu diapresiasi dalam penyelenggaraan pengelolaan kawasan perkotaan karena pelaku pembangunan bukan hanya bertumpu pada aparatur Negara, ujarnya.
Oleh karena itu perlu dipikirkan lebih lanjut mengenai strategi keterlibatan ormas dalam kegiatan pembangunan.
Menurut catatan Kemendagri, penduduk perkotaan semakin meningkat dari waktu ke waktu, dengan persentase yang meningkat cukup signifikan.
Pada 1995 persentase penduduk perkotaan sebesar 40 persen dan pada 2010 mencapai 52 persen. Pada 2025 mendatang bahkan bisa diperkirakan mencapai jumlah sekira 65 persen.
"Terjadinya peningkatan konsentrasi penduduk di kawasan perkotaan disebabkan oleh kelahiran dan migrasi penduduk, serta berubahnya sebagian kawasan perdesaan menjadi kawasan perkotaan," jelas dia.
Dengan demikian, maka pembangunan perkotaan perlu diarahkan untuk penyediaan infrastruktur, menciptakan sebagai pusat pusat pertumbuhan wilayah, serta mewujudkan perkotaan layak huni. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman sarankan bentuk badan khusus tangani dampak bencana
03 January 2026 8:47 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018