Pejabat PBB Kecam Serangan Terhadap Helikopter PBB di Kongo
Sabtu, 19 Oktober 2013 12:43 WIB
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Para pejabat PBB, Jumat (18/10), dengan keras mengutuk serangan oleh kelompok M23 terhadap satu kelikopter tanpa senjata milik misi pemelihara perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo (DRC), peristiwa kedua dalam kurang dari sepekan.
Pemimpin Misi Stabilisasi PBB di DRC (MONUSCO) Martin Kobler dan utusan khusus PBB untuk Wilayah Danau Raya Afrika Mary Robinson, dalam satu pernyataan, dengan keras mengutuk "serangan baru oleh M23 terhadap helikopter tak bersenjata milik MONUSCO, yang kedua dalam waktu satu pekan".
"Satu helikopter MONUSCO dipastikan ditembak oleh orang-orang bersenjata di dekat Goma di Kivu Utara, saat melakukan kegiatan yang dimandatkan buat Misi tersebut," kata Juru Bicara PBb martin Nesirky dalam taklimat harian di Markas PBB, New York. Tak ada kerusakan pada helikopter itu dan tak ada personel yang cedera, kata Nesirky.
Menurut Nesirky, helikopter tak bersenjata milik MONUSCO yang sedang melakukan misi pengawasan ditembak langsung dari posisi yang dikuasai oleh M23 di Wilayah Rumangabo pekan lalu.
Kobler mengutuk tindakan itu dan mengatakan Misi PBB akan melanjutkan kegiatan yang dimandatkan padanya, termasuk penerbangan helikopter, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu siang.
Kobler dan Mary Robinson saat ini berada di Kampala, Uganda, untuk mengawasi pembicaraan antara Pemerintah Kongo dan M23.
"MONUSCO percaya tak ada yang boleh mengalihkan atau mengganggu hasil yang gemilang dari pembicaraan Kampala," kata Misi tersebut di dalam siaran pers.
M23, yang terdiri atas tentara yang memberontak dari tentara nasional DRC pada April bersama dengan beberapa kelompok lain bersenjata, telah berulangkali bentrok dengan pasukan nasional DRC. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018