Penutupan Pemerintah Bikin Pentagon Rugi 600 Juta Dolar AS
Jumat, 18 Oktober 2013 8:27 WIB
Washington, (Antara/Xinhua-OANA) - Penutupan sebagian pemerintah federal AS telah membuat Pentagon menderita kerugian sedikitnya 600 juta dolar AS dalam bidang produksi, kata pejabat senior keuangan Pentagon, Kamis (17/10).
Robert Hale, Pengawas Departemen Pertahanan AS, mengatakan dalam satu taklimat kerugian tersebut terjadi akibat hilangnya produksi selama 16 hari penutupan, yang merumahkan lebih dari 400.000 pegawai sipil Departemen Pertahanan pada puncak penutupan.
Departemen Pertahanan kemudian berhasil membawa kembali sebagian besar pegawai yang dirumahkan pada 7 Oktober, sedangkan sisanya, sebanyak 5.000 pegawai, bekerja kembali pada Kamis.
Hale menambahkan penutupan itu juga mengakibatkan kerugian lain yang jumlahnya belum dihitung.
Penutupan pemerintah sudah berakhir, tapi akan diperlukan waktu sampai dampaknya hilang, kata Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Hagel menyatakan Kongres tidak menghilangkan bayang-bayang ketidak-pastian yang menyelimuti departemen itu.
"Jika ketidak-pastian fiskal ini berlanjut, itu akan memiliki dampak pada ekonomi kita, keamanan nasional kita, dan posisi Amerika di dunia," ia menambahkan.
Penutupan pemerintah dan masalah batas utang di negeri tersebut dapat membuat sekutu Amerika khawatir juga, kata menteri itu.
"Sekutu kita mengajukan pertanyaan: Dapatkah kami mengandalkan kemitraan kami dengan Amerika? Akankah Amerika memenuhi komitmennya dan semua janjinya?" katanya. "Ini adalah masalah yang sangat besar bagi kita semua, dan semuanya benar-benar mempengaruhi keamanan nasional kita dan hubungan kita dan posisi kita di dunia." (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah pusat bantu perbaikan tiga rumah di Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi
13 February 2026 18:22 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
WFA Lebaran 2026 Ditetapkan, Pemerintah Imbau Perusahaan Tak Pangkas Cuti Karyawan
12 February 2026 16:03 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018