Menkokesra Minta Daerah Rawan Bencana Membentuk BPBD
Senin, 23 September 2013 15:08 WIB
Menkokesra Agung Laksono. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono meminta daerah yang berada di lokasi rawan bencana untuk membentuk badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) di tingkat kabupaten-kota.
"Sebaiknya seluruh daerah khususnya yang berada di lokasi rawan bencana membentuk BPBD," kata Agung Laksono ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Senin.
Agung memberikan pernyataan tersebut terkait letusan Gunung Sinabung, di Provinsi Sumatera Utara.
"Kabupaten Karo ternyata belum memiliki BPBD, karena itu saya meminta Kabupaten Karo berserta daerah lainnya yang berada di lokasi rawan bencana untuk membentuk BPBD," katanya.
Keberadaan BPBD, menurut dia, sangat penting khususnya disaat terjadinya bencana alam.
"Dengan adanya BPBD maka penanganan bencana dan koordinasi terkait kondisi tanggap darurat bisa dilakukan dengan cepat," katanya.
Agung menambahkan, dengan keberadaan BPBD maka daerah tidak akan bergantung pada pemerintah pusat dalam hal penanganan pertama saat terjadinya bencana alam.
"Saya harap seluruh kepala daerah yang di daerahnya belum membentuk BPBD agar bisa membentuknya sesegera mungkin," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Pemkot minta Kemenhub tambah petugas jaga perlintasan sebidang di Pariaman
24 January 2026 20:29 WIB
Hansi Flick minta Barcelona raih kemenangan di laga terakhir Liga Champions
22 January 2026 12:01 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018