Jamaah Diimbau Cegah Dehidrasi untuk Kelancaran Ibadah
Minggu, 15 September 2013 9:58 WIB
Jakarta, (Antara) - Praktisi kesehatan pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM Ari Fahrial Syam mengimbau jamaah haji untuk mencegah dehidrasi, antara lain dengan banyak meminum air untuk kelancaran ibadah di Tanah Suci.
"Minum yang cukup untuk mencegah para jamaah jatuh ke dalam dehidrasi atau kekurangan cairan yang akan memperburuk kesehatan akibat udara panas," kata Ari Fahrial Syam dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad.
Menurut dia, selama di masjid diusahakan untuk tetap minum karena tempat-tempat penampungan minum yang berisi air zam-zam selalu tersedia di dalam di seputar kompleks Masjid Nabawi.
Namun, ia juga mengimbau agar jamaah menghindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau minuman bersoda karena dengan mengonsumsi minuman tersebut akan memperberat dehidrasi.
"Jika buang air kecil kita menjadi lebih keruh hal ini merupakan tanda bahwa kita harus meningkatkan untuk mengkonsumsi air," katanya.
Ari juga mengajak masyarakat agar memperhatikan makanan karena apabila asupan tidak baik maka secara umum akan mempengaruhi daya tahan tubuh.
Ia mengemukakan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti jangan jatah makan yang seharusnya segera dimakan tertunda disantap sehingga makanan tersebut akan berubah dan mudah terkontaminasi.
"Biasanya pemberian makanan yang resmi dari katering penyelenggara ibadah haji disertai keterangan berapa jam makanan tersebut dapat dikonsumsi dan kapan tidak dapat dikonsumsi lagi," ujarnya.
Ari yang pernah menjadi Tenaga Kesehatan Haji Daerah dan Tenaga Kesehatan Haji Khusus itu menganjurkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan segera berhubungan dengan petugas kesehatan kloter apabila timbul masalah dengan kesehatan.
Hal itu dinilai penting agar gangguan kesehatan yang terjadi dapat segera diatasi dan tidak berlarut-larut apalagi mengingat kontak antarjamaah cukup dekat sehingga bila salah satu jamaah yang mengalami flu berupa batuk pilek akan mudah menularkan kepada jamaah yang lain.
"Karena itu sesama jamaah untuk selalu mengingatkan apabila ada anggota kelompoknya yang sakit untuk menghubungi petugas kesehatan yang memang seharusnya ada di kloter tersebut dan siap untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi jamaah haji," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB
Dinamika atmosfer picu suhu panas di Sumbar, warga diimbau banyak minum air putih
02 November 2025 10:15 WIB
Sirine siaga berbunyi di aliran Sungai Batang Lona, warga diimbau tetap tenang
22 April 2025 4:23 WIB
ASN Pemprov Sumbar diimbau jadi teladan dan tak golput dalam Pilkada
25 November 2024 18:59 WIB, 2024
Operasi Zebra Singgalang, Masyarakat diimbau tertib berlalu lintas
04 September 2023 13:15 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018