KBRI Bantah Menjadi Sasaran Sniper
Jumat, 23 Agustus 2013 6:22 WIB
Kairo, (Antara) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo membantah laporan kalangan media massa di Indonesia bahwa kantor perwakilan RI itu sempat menjadi sasaran sniper atau penembak jitu.
"KBRI Kairo menyayangkan pemberitaan di salah satu media online di Indonesia yang menggambarkan adanya sniper yang diarahkan ke Kantor KBRI Kairo," kata siaran pers KBRI yang diterima Antara di Kairo, Kamis petang.
Ditegaskannya, "Tidak ada sniper yang mengarah kepada Kantor KBRI ataupun tindakan represif tertentu dari pemerintah Mesir yang dilancarkan kepada warga negara Indonesia."
Begitu pula foto yang dimuat di media online tersebut sama sekali bukan foto di lokasi KBRI di Distrik Garden City, pusat Kota Kairo, ataupun Kantor Konsuler KBRI di Distrik Nasr City, Kairo Timur.
Selain itu, KBRI menyayangkan klaim adanya pemuatan foto pasokan sembako dari KBRI Kairo di Kantor Konsuler Nasr City tersebut sebagai posko kemanusiaan yang dibuka oleh salah satu LSM.
"Perlu kami tegaskan bahwa KBRI Kairo adalah institusi pemerintah yang bebas dari kepentingan-kepentingan kelompok atau golongan, dan tidak diperkenankan untuk dimanfaatkan bagi kepentingan kelompok tertentu," demikian KBRI.
Ditegaskan bahwa posko-posko yang dibuka oleh KBRI Kairo, termasuk Kantor Konsuler di Nasr City adalah Posko resmi Pemerintah RI yang bersifat netral dan sama sekali tidak bisa ditunggangi oleh kepentingan pribadi maupun kelompok manapun.
Sementara itu, terkait kondisi politik dan keamanan Mesir, KBRI terus memantau kondisi WNI baik di Kairo maupun di kota-kota lainnya yang menjadi konsentrasi tempat tinggal WNI, antara lain Iskandariyah, Tafahna, Zagazig, Tanta, Manshoura, Dimyat, Port Said, Hurghada dan Sharm El Sheikh, guna memastikan seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat.
Saat ini, KBRI melakukan pemutakhiran data WNI sekaligus kelengkapan dokumen yang masih berlaku agar setiap orang memegang dokumen diri yang lengkap dan sah.
"KBRI mengimbau kepada masyarakat Indonesia di Mesir yang belum memiliki dokumen lengkap agar segera mengurus ke Kantor Konsuler di Nasr City.
Diimbau kepada semua pihak baik WNI di Mesir maupun pihak lainnya di Tanah Air untuk dapat menyikapi kondisi Mesir saat ini dengan pikiran jernih serta menjauhi sikap provokatif dan sensasional yang justru dapat berdampak negatif bagi keselamatan WNI di Mesir. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hansi Flick bantah isu perpecahan internal di Barcelona karena Lamine Yamal
18 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018