Kerry Hubungi Netanyahu Lagi dalam Perjalanan ke Asia
Senin, 1 Juli 2013 14:46 WIB
Bandar Seri Begawan, Brunei, (Antara/AFP) - Menteri Luar Amerika Serikat John Kerry pada Senin tiba untuk kunjungan singkat di Brunei untuk pertemuan keamanan Asia setelah berbicara lagi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai upaya menghidupkan kembali perundingan perdamaian.
Kerry menunda keberangkatannya ke pertemuan kelompok ASEAN di Brunei sehari setelah melakukan tugas ulang-alik berhubungan dengan Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas dengan harapan kedua pihak itu memulai kembali pembicaraan perdamaian setelah hampir tiga tahun terhenti.
Kerry, yang melaporkan kemajuan tetapi tidak ada terobosan selama pembicaraan mendalam empat hari, berbicara lagi kepada Netanyahu melalui telepon selama lebih dari 12 jam di udara antara Tel Aviv dan Brunei, kata seorang pejabat AS.
Diplomat tertinggi AS itu akan menuju langsung ke pembicaraan di Brunei dan berencana untuk mengadakan serangkaian pertemuan bilateral termasuk dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.
Sengketa maritim China dengan negara-negara Asia lainnya menjadi persoalan berat pada pembicaraan Brunei.
Kerry akan mengadakan pertemuan segitiga Senin malam dengan menteri luar negeri Jepang dan Korea Selatan, dua sekutu dekat AS yang sering mengalami hubungan tegang dan memburuk tahun ini atas isu-isu yang berkaitan dengan sejarah kolonial.
Seorang pejabat AS, berbicara kepada AFP menjelang perjalanan, mengatakan bahwa Kerry akan mencoba untuk menemukan cara kerja sama tiga arah namun mengindikasikan bahwa ia tidak akan berusaha untuk menengahi secara emosional atas tuduhan sengketa sejarah antara Seoul dan Tokyo.
Salah satu pertemuan yang Kerry amati ketat dalam pertemuan akan berlangsung pada Selasa ketika ia bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Rusia adalah pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad, sementara Kerry telah bekerja sama dengan negara-negara Arab Teluk untuk meningkatkan bantuan kepada oposisi.
Kerry dan Lavrov juga memastikan untuk membahas kasus Edward Snowden, mantan kontraktor keamanan pemerintah AS yang diinginkan oleh Washington setelah membocorkan rincian penyelidikan luas tentang komunikasi.
Snowden telah menghilang secara misterius di bandara Moskow setelah terbang dari Hong Kong saat ia mencari suaka di Ekuador atau negara berhaluan kiri Amerika Latin lainnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Padang: Hubungi KPPS bila belum dapat surat pemberitahuan memilih
12 February 2024 16:06 WIB, 2024
Pertamina Sumbar imbau warga hubungi call center 135 terkait pelanggaran di SPBU
19 November 2023 21:14 WIB, 2023
Solskjaer diambang dipecat, pakar transfer sebut MU sudah hubungi Antonio Conte
26 October 2021 5:57 WIB, 2021
Ada masalah terkait bansos COVID-19 Pesisir Selatan, hubungi saja nomor ini
15 May 2020 19:48 WIB, 2020
Anda warga Padang Panjang dan ingin tahu soal corona, silahkan hubungi call center ini
16 March 2020 17:00 WIB, 2020
PSSI hubungi legenda sepak bola Belanda Ruud Gullit untuk latih timnas Indonesia
04 December 2019 9:50 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018