Peringati Hari Pahlawan, Pemkot Pariaman ajak pahami arti penting protokol kesehatan
Selasa, 10 November 2020 13:39 WIB
Pelaksana Tugas Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengambil bunga untuk ditaburkan di makam pahlawan usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman, Selasa (10/10). (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)
Pariaman, (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pariaman, Sumatera Barat Mardison Mahyuddin mengatakan peringatan Hari Pahlawan dalam masa pandemi COVID-19 dapat dilakukan dengan memahami arti pentingnya penerapan protokol kesehatan.
"COVID-19 dapat diputus mata rantainya dengan menerapkan protokol kesehatan, kalau masih kurang memahami manfaat penggunaan protokol kesehatan tentu virus ini masih akan beredar," kata dia usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan harus timbul dari seluruh lapisan masyarakat karena dalam penanganan penyebarannya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja.
Ia menyampaikan jika pada masa kemerdekaan para pahlawan berperang melawan penjajah maka pada saat ini warga Indonesia secara khususnya berperang melawan diri sendiri agar mau menerapkan protokol kesehatan.
Peringatan Hari Pahlawan, lanjutnya jangan hanya sekadar upacara namun juga mempelajari perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan namun karena sekarang pandemi COVID-19 maka perjuangan penerus bangsa yaitu agar virus tersebut tidak terus menyebar.
"Disiplin pada diri kita sendiri, karena perkembangan COVID ini tergantung pada individu manusia itu sendiri," katanya.
Pada kesempatan tersebut ia mengajak generasi muda untuk mengenang perjuangan pahlawan dengan menciptakan inovasi yang kreatif.
"Mari kita sama-sama membangun Pariaman agar lebih maju dan memperkuat persatuan Indonesia," ujarnya.
Ia mengatakan meskipun Indonesia telah merdeka namun perjuangan generasi bangsa sekarang yaitu melawan hal-hal yang dapat menggoyahkan persatuan bangsa ini.
"Perkembangan arus globalisasi juga kuat dan hal ini juga menjadi tantangan berat bagi bangsa ini," ujarnya.
Usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Pemerintah Kota Pariaman bersama forum komunikasi pimpinan daerah setempat menggelar tabur bunga di makam pahlawan yang berada di daerah itu. (*)
"COVID-19 dapat diputus mata rantainya dengan menerapkan protokol kesehatan, kalau masih kurang memahami manfaat penggunaan protokol kesehatan tentu virus ini masih akan beredar," kata dia usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan harus timbul dari seluruh lapisan masyarakat karena dalam penanganan penyebarannya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja.
Ia menyampaikan jika pada masa kemerdekaan para pahlawan berperang melawan penjajah maka pada saat ini warga Indonesia secara khususnya berperang melawan diri sendiri agar mau menerapkan protokol kesehatan.
Peringatan Hari Pahlawan, lanjutnya jangan hanya sekadar upacara namun juga mempelajari perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan namun karena sekarang pandemi COVID-19 maka perjuangan penerus bangsa yaitu agar virus tersebut tidak terus menyebar.
"Disiplin pada diri kita sendiri, karena perkembangan COVID ini tergantung pada individu manusia itu sendiri," katanya.
Pada kesempatan tersebut ia mengajak generasi muda untuk mengenang perjuangan pahlawan dengan menciptakan inovasi yang kreatif.
"Mari kita sama-sama membangun Pariaman agar lebih maju dan memperkuat persatuan Indonesia," ujarnya.
Ia mengatakan meskipun Indonesia telah merdeka namun perjuangan generasi bangsa sekarang yaitu melawan hal-hal yang dapat menggoyahkan persatuan bangsa ini.
"Perkembangan arus globalisasi juga kuat dan hal ini juga menjadi tantangan berat bagi bangsa ini," ujarnya.
Usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Pemerintah Kota Pariaman bersama forum komunikasi pimpinan daerah setempat menggelar tabur bunga di makam pahlawan yang berada di daerah itu. (*)
Pewarta : Aadiaat MS
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Pariaman terima pendaftaran Yota Balad-Mulyadi dan Mardison Mahyuddin-Bahrul Hanif
30 August 2024 10:54 WIB, 2024
Pemkot Pariaman studi tiru ke daerah berprestasi guna tingkatkan pelayanan publik
14 March 2023 12:05 WIB, 2023
Pemkot Pariaman sosialisasikan kepastian Pemilu 2024 saat Safari Ramadhan
15 April 2022 11:35 WIB, 2022
Realisasi 19 program unggulan Wako dan Wawako Pariaman hampir 100 persen
12 April 2022 10:08 WIB, 2022
Kembali zona merah, Pariaman tunda keluarkan rekomendasi izin hajatan
13 October 2020 10:34 WIB, 2020
Forkopimda Pariaman bagikan masker sebelum terapkan sanksi pelanggar protokol kesehatan
11 September 2020 13:43 WIB, 2020
Nelayan yang tak bisa melaut akibat cuaca buruk dapat bantuan sembako dari Wawako Pariaman
22 May 2020 13:49 WIB, 2020