
PDAM Padang Pariaman optimalkan transformasi hingga jadi rujukan

Parik Malintang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat terus mengoptimalkan transformasi dalam setahun terakhir baik di bidang tata kelola maupun digitalisasi sistem pelayanan guna meningkatkan efisiensi perusahaan sehingga menjadi rujukan bagi perusahaan serupa.
"Kami terus berupaya mewujudkan harapan besar warga Padang Pariaman pada PDAM Tirta Anai dengan melakukan transformasi di berbagai bidang" kata Direktur PDAM Tirta Anai Padang Pariaman Aznil Mardin di 2x11 Enam Lingkung, Jumat.
Ia mengatakan dalam satu tahun terakhir pihaknya memperbaiki tata kelola perusahaan serta melakukan analisis jabatan dan beban kerja guna disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing karyawan.
Kemudian, lanjutnya perusahaan umum daerah (Perumda) tersebut juga melakukan inovasi sistem kepegawaian untuk mengelola data, absensi, dan penggajian dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Selanjutnya, kata dia pihaknya juga melakukan digitalisasi sistem pelayanan guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan yang pada 2025 telah mencapai 39.937 sambungan rumah.
Ia menyebutkan adapun transformasi di bidang sistem pelayanan tersebut yaitu 'Si-cigin' yang merupakan layanan tanggap darurat oleh tim di PDAM Padang Pariaman dalam menangani permasalahan infrastruktur Unit Air Baku, Unit Produksi, Unit Distribusi dan Daerah Pelayanan yang dalam penanganannya dilakukan secara cepat dan tepat.
Kemudian, lanjutnya 'Si-komit' yakni tim dalam percepatan pengoptimalan proses penagihan tunggakan pelanggan. Terakhir 'Si-pinggan' yang merupakan sistem terintegrasi berbasis pelanggan.
"Selain memiliki nomor pusat layanan, kami juga memiliki sejumlah akun media sosial resmi sebagai sarana penyebaran luasan informasi dan bagi pelanggan dapat menjadi wadah menyampaikan keluhan layanan PDAM Tirta Anai," katanya.
Perumda Tirta Anai, kata dia juga memiliki wadah diskusi serta penyebaran luasan informasi melalui konten kreatif dengan program Water UP dan Podcast Ciloteh.
Guna menjaga stabilitas pasokan air pascabencana yang terjadi pada akhir 2025 sehingga merusak infrastruktur utama, lanjutnya maka pihak perusahaan tengah melakukan langkah antisipasi melalui pembuatan sumur bor di sejumlah titik strategis, meliputi wilayah Lubuk Alung, Sungai Limau, 2x11 Kayu Tanam, dan Sintuak Toboh Gadang.
"Kami juga sedang melakukan diversifikasi usaha melalui lini bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), minimarket, rental mobil, hingga produksi es kristal demi memperkuat finansial perusahaan," ujarnya.
Ia menyampaikan langkah transformasi yang dilakukan Perumda tersebut kini telah menarik perhatian PDAM lainnya untuk diterapkan di daerahnya. Ia menyebutkan salah satu perusahaan tersebut yaitu Perumda Air Minum Tirta Sako Batuah (TSB) Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Aznil mengatakan kunjungan Perumda TSB yang terdiri dari 12 orang ke Perumda Tirta Anai pada Rabu (6/5) dalam rangka studi tiru tersebut difokuskan pada penguatan manajemen internal, inovasi pelayanan berbasis digital, serta media sosial.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
