Korsel Berikan Pinjaman EDCF Kepada Indonesia dan Filipina
Rabu, 15 Mei 2013 8:00 WIB
Sejong, (Antara/Yonhap-OANA) - Korea Selatan telah memutuskan untuk memberikan pinjaman berbunga rendah dan jangka panjang kepada Indonesia dan Filipina untuk membantu mereka melaksanakan pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi, kata kementerian keuangan Selasa.
Berdasarkan Dana Kerja sama Pembangunan Ekonomi (EDCF) yang diluncurkan pada tahun 1987 untuk membantu negara-negara berkembang lainnya dengan fasilitas infrastruktur dasar mereka, pemerintah akan menyediakan 50 juta dolar AS dalam bentuk pinjaman bagi Indonesia guna membangun sistem pipa selokan di Pulau Batam.
Kurangnya sistem pembuangan kotoran di pulau itu meningkatkan kekhawatiran atas pencemaran lingkungan yang parah.
Keputusan untuk memberikan pinjaman jangka panjang tersebut dibuat atas permintaan pemerintah Indonesia, menurut Kementerian.
Pemerintah Seoul juga memutuskan untuk menyediakan 96 juta dolar pinjaman kepada Filipina untuk upayanya meningkatkan kapasitas pencegahan banjir di wilayah Pampanga.
"Kami berharap proyek-proyek itu akan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan pembangunan infrastruktur jalan di kedua negara," kata kementerian itu dalam satu siaran pers.
Penyediaan pinjaman EDCF adalah yang pertama dari jenisnya yang tersedia di bawah pemerintahan President Park Geun-hye, kata kementerian itu, dan menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperluas dukungan tersebut kepada negara-negara yang berkembang maju. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdukcapil Pasaman Barat "jemput bola", berikan layanan adminduk warga binaan Lapas
29 April 2026 19:45 WIB
Berikan motivasi, Menteri Nusron ingin santri dikader sebagai pelaksana kebijakan di bidang STEM
28 April 2026 15:17 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018