Sekjen PBB: Pembom Turki Harus Diadili
Minggu, 12 Mei 2013 21:45 WIB
PBB, (Antara/AFP) - Pemimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon mengutuk keras serangan bom di kota Turki dekat perbatasan Suriah, yang menewaskan lebih dari 40 orang, dan mengatakan pelakunya harus dibawa ke pengadilan.
Menteri Dalam Negeri Turki Muammer Guler mengatakan bahwa kelompok dekat pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad berada di balik pemboman itu.
"Sekjen mengutuk, dalam istilah terkeras, serangan mematikan
yang berlangsung hari ini di kota Reyhanli," kata juru bicara PBB Martin Nesirky.
"Ban mengutuk semua aksi terorisme dan menegaskan kembali bahwa tidak ada penyebab atau keluhan yang pernah membenarkan penargetan warga sipil," tambah juru bicara itu.
"Ia berharap bahwa pelaku akan diidentifikasi dengan cepat dan dibawa ke keadilan."
Setidaknya 41 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka ketika dua mobil berisi bahan peledak meledak di Reyhanli.
Ban menyampaikan "belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan keluarga mereka serta kepada pemerintah dan rakyat Turki," kata Nesirky. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018