
Pemkab Padang Pariaman usulkan reaktivasi tiga lampu lalu lintas jalan nasional

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumba) mengusulkan reaktivasi tiga lampu lalu lintas di jalan nasional di daerah itu kepada pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional,(BPJN) setempat guna meminimalisir terjadinya kecelakaan.
"Kami sudah menyiapkan suratnya yang ditandatangani Bupati Padang Pariaman untuk meminta mengaktifkan kembali 'traffic light' ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Padang Pariaman Zahirman di Parik Malintang, Selasa.
Ia mengatakan ada tiga lokasi persimpangan jalan nasional di Padang Pariaman yang sebelumnya terdapat lampu lalu lintas namun saat ini telah lama rusak dan tidak berfungsi.
Ia menyampaikan ketiga lampu lalu lintas tersebut saat ini kondisinya rusak berat mulai dari lampu, sistem operasi, hingga tiang sehingga diperlukan penggantian baru.
Padahal, lanjutnya ketiga lokasi tersebut merupakan kawasan padat kendaraan sehingga diperlukan pengatur arus guna meminimalisir terjadinya kecelakaan.
Ia menyebutkan ketiga lokasi tersebut yaitu di Simpang Lintas Tugu Ikan di Kecamatan Lubuk Aluang, Simpang Empat Pauh Kambar di Kecamatan Nan Sabaris, dan Simpang Tiga Sicincin di Kecamatan 2x11 Anam Lingkuang.
Selain meminta mengaktifkan kembali lampu pengatur arus kendaraan, kata Pemkab Padang Pariaman juga meminta pemerintah pusat melalui BPJN Sumbar mengaktifkan kembali lampu peringatan atau 'warning light'.
"Lampu peringatan ini sebenarnya ada empat di Padang Pariaman, namun yang mati karena rusak itu ada tiga," katanya.
Ia menyampaikan kondisi lampu peringatan tersebut tidak separah lampu pengatur lalu lintas karena hanya mengalami kerusakan pada sistem dan lampu.
Ia menyebutkan lokasi ketiga lampu peringatan yang perlu diaktifkan kembali tersebut yaitu Simpang Parik Malintang di Kecamatan Anam Lingkuang, Simpang Sungai Geringging di Kecamatan Sungai Limau, dan Simpang Tiga Pasar Lubuak Aluang di Kecamatan Lubuak Aluang.
"Untuk yang di Simpang Pasang Dama (Anam Lingkuang) kondisinya terkadang hidup namun terkadang mati," ujarnya.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
