Guru di Yunani Mogok Selama Ujian Akhir Sekolah
Sabtu, 11 Mei 2013 7:09 WIB
Athena, (Antara/Xinhua-OANA) - Federasi Guru Sekolah Menengah Umum di Yunani (OLME), Jumat (10/5), menyerukan pemogokan selama ujian akhir sekolah mulai 17 Mei, dalam tindakan yang akan menyusahkan ratusan ribu murid dan memicu reaksi keras.
Para guru memprotes rencana pengurangan lapangan kerja dan peningkatan kerja mingguan mereka selama dua-jam mulai September, sebagai bagian dari paket tindakan paling akhir yang disahkan di Parlemen pada April guna memperoleh bantuan talangan tambahan dari para peminjam intenasional.
Dewan OLME memutuskan untuk menyelenggarakan pemogokan 24 jam pekan depan, lalu diikuti oleh pemogokan lima-jam yang berlangsung terus mulai 20 Mei, kata kantor berita nasional Yunani, AMNA.
Jika keputusan itu disahkan oleh pertemuan serikat guru lokal di seluruh negeri tersebut pada 15 Mei, pemogokan tersebut akan mengganggu pelaksanaan ujian masuk universitas untuk pertama kali setelah 25 tahun, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.
Para pejabat pemerintah telah menyatakan secara jelas selama satu pekan belakangan setiap tindakan yang diperlukan akan dilakukan guna menjamin ujian akan berjalan lancar, termasuk instruksi pengerahan rakyat, seperti yang terjadi pada Januari, ketika pekerja metro mogok dan dipaksa kembali bekerja.
Yunani telah dilanda beberapa kali pemogokan selama tiga tahun belakangan. Para pekerja memprotes program pembaruan dan penghematan keras yang menyeret negara yang dirongrong utang tersebut ke ambang keambrukan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018