Simpang Ampek, (Antara) - Satu orang tewas dan delapan mengalami luka-luka setelah mobil Mini Bus Toyota Rush warna hitam BA 2446 QB terbalik setelah menghantam dan melindas tumpukan batu di jalan umum Jorong Sukomenanti Nagari Auakuniang Kecamatan Pasaman, Kamis dinihari. "Saya sangat terkejut sekali mendengar suara keras seperti suara gemuruh di depan rumah Setelah saya lihat keluar ternyata sebuah mobil Mini Bus Toyota Rush warna hitam terbalik dan terguling sejauh 80 meter," kata Kepala Jorong (desa adat) Sukomananti, Afreno Vatra di Simpang Ampek, Kamis. Dia mengatakan saat kejadian itu, ia bersama beberapa warga setempat sedang berkumpul di warung depan rumah. Lalu semua warga itu terkejut mendengar suara tabrakan yang sangat keras dan tidak mengetahui apa penyebab kecelakaan itu. Setelah mendengar suara tabrakan ternyata ada mobil warna hitam berguling-guling sebanyak 10 kali dan berhenti di tengah-tengan jalan dengan posisi sudah terbalik. Melihat kejadian itu, warga spontan berusaha untuk menolong para korban yang masih berada didalam mobil yang sudah ringsek itu. Ada sekitar 8 orang korban yang masih hidup dan terjepit didalam mobil. "Dengan bersama-sama warga lainnya kami berusaha mengeluarkan korban satu-persatu termasuk sopirnya Zul (38). Setelah itu, baru kami mengetahui ada satu orang penumpang yang dalam keadaan kritis ditemukan di dalam parit yakni Hendri (38). Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan," jelasnya. Keponakan korban Roni (34) mengatakan, sebelum terjadi kecelakaan itu, korban bersama dengan istrinya dan keluarga lainya hendak menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak, Pasaman Barat untuk mengantarkan mertuanya yang sakit sesak napas untuk di rujuk ke RS M Jamil Padang. Tak jauh dari rumah korban hanya sekitar 3 kilometer jauhnya perjalanan saat di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) si sopir mobil itu melihat ada banyang putih melintas di depannya dan ia berusaha untuk mengelakkan banyangan itu. Namun dalam keadaan kecepatan tinggi Zul tidak kuasa untuk mengandalikan laju mobilnya sehingga mobil yang dikendarainya oleng ke kiri dan menabrak pagar rumah, dinding tempat cucian motor serta tumpukan batu dan berhenti di tengah-tengah jalan setelah terbalik sebanyak 10 kali. Kasat Lantas Polres Pasaman Barat AKP M Sajarod Zakun membenarkan kejadian naas itu. Dikatakannya, pihaknya menduga mobil dalam kecepatan tinggi yang datang dari arah Padangtujuh menuju Simpang Ampek. Sehingga tidak bisa menahan laju kencang mobil itu dan menabrak pagar, dinding serta batu di tepi jalan. Akibat kejadian itu, satu penumpang tewas di rumah Sakit Ibnu Sina Yarsi Simpang Ampek dengan luka-luka cukup serius. Sementara mobil Toyota yang ditumpangginya dengan BA 2446 QB itu ringsek tak berbentuk. "Untuk sementara ini barang bukti ban mobil yang lepas serta barang lainya baserta bangkai Mobil itu sudah kita amankan di Sat Lantas Polres Pasaman Barat untuk penyelidikan lebuh jauh," ujarnya. (*/aml/jno)