Pemimpin Oposisi Desak PM Kendalikan Penuh Selatan
Sabtu, 27 April 2013 19:12 WIB
Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Pemimpin oposisi Demokrat Abhisit Vejjajiva menyeru pemerintah bersatu dan perdana menteri bersikap tulus dalam menyelesaikan kerusuhan di pedalaman Thailand selatan.
Mantan perdana menteri itu mengatakan, Perdana Menteri Yingluck Shinawatra harus sepenuhnya menggunakan kekuatannya dalam menanggulangi masalah selatan.
Dia berwenang untuk memerintahkan semua lembaga negara dalam kapasitasnya sebagai ketua Internal Komando Operasi Keamanan (ISOC) dan Pemerintah Pusat Provinsi Perbatasan Selatan, kata Abhisit.
Ia mendesak pemerintah untuk membubarkan Pusat untuk Memobilisasi Kebijakan dan Strategi guna Memecahkan Masalah di Provinsi Perbatasan Selatan yang menduplikasi badan lain yang sudah ada.
Sementara itu, Panglima Militer Prayuth Chan-ocha memerintahkan pasukan keamanan di Selatan untuk waspada penuh meskipun proses perdamaian sedang berlangsung antara pemerintah dan beberapa kelompok gerilyawan Islam.
Dia mengatakan kepada sekelompok warga Pattani dan para guru bahwa pemerintah akan mengambil pendekatan lunak terhadap mereka yang terlibat dalam kegiatan pemberontakan dan ingin mengubah diri mereka. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Han Dong-hoon, Ketua partai berkuasa Korea Selatan, mengundurkan diri
16 December 2024 13:43 WIB, 2024
Partai oposisi Korsel sebut pemakzulan Yoon sebagai kemenangan rakyat
14 December 2024 18:50 WIB, 2024
Pemimpin oposisi Kamboja divonis 27 tahun penjara karena tuduhan pengkhianatan
03 March 2023 13:52 WIB, 2023
Oposisi Israel umumkan pemerintahan baru, siap gulingkan Perdana Menteri Netanyahu
03 June 2021 10:13 WIB, 2021
Tokoh partai pendukung Tun Mahathir bertemu oposisi, ini yang dibahas
24 February 2020 6:19 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018