Satu Tewas Akibat Tabung Gas Karbit Meledak
Senin, 22 April 2013 16:35 WIB
Sukabumi, (Antara) - Heri Safari (40) warga Kampung Nagrak RT 05 RW 08 Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, korban meninggal akibat tabung gas karbit meledak.
"Heri Safari meninggal akibat luka parah yang dideritanya," kata Kapolsek Warudoyong, Kopol Warsito kepada wartawan, Senin.
Korban kata kapolsek mengalami luka pada bagian kepalanya karena saat tabung karbit tersebut meledak tubuh korban yang berprofesi sebagai tukang las terlempar hingga beberapa meter.
"Kejadian ini murni kecelakaan, karena dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh kami tidak ada kejadian tersebut akibat kelalaian dari korban. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut kami membawa tabung karbit tersebut untuk diselidiki," katanya.
Saat ini jenazah korban sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Taman Bahagia yang tidak jauh dari rumahnya, namun istri korban, Dewi Purbasari masih terguncang dengan kejadian tersebut tetapi tidak mengalami luka-luka.
Sementara, salah seorang tetangga korban Fitri menambahkan saat kejadian terdengar suara ledakan dari rumayang cukup keras sehingga warga panik dan keluar rumah, saat melihat ke rumah korban, Heri sudah tersungkur di tanah dan warga pun langsung mencoba menyelamatkan korban.
"Kami panik saat mendengar suara ledakan, awalnya kami mengira ada perkelahian ternyata tabung karbit yang digunakan untuk las oleh korban meledak," tambahnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018