Korut Ancam akan Tutup Kawasan Industri Korsel
Minggu, 31 Maret 2013 6:33 WIB
Pyongyang, (Antara/Xinhua-0ANA) - Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) Sabtu mengancam akan menutup satu kawasan industri bersama dengan Korea Selatan jika Seoul terus menghina martabat Korea Utara.
"Kami akan menutup zona industri itu tanpa ampun jika Korea Selatan terus menodai citra Korea Utara," kata kantor berita KCNA mengutip pernyataan Biro Umum Bimbingan Pusat untuk Pembangunan Zona Khusus.
Kawasan industri yang terletak di kota perbatasan Korea Utara, Kaesong, diluncurkan pada tahun 2004 menjadi rumah sekitar 120 perusahaan Korea Selatan yang mempekerjakan sekitar 50.000 pekerja Korea Utara.
Pengumuman itu terjadi hanya beberapa jam setelah DPRK mengatakan telah memasuki "keadaan perang" melawan Korea Selatan, yang sekali lagi meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea setelah Pyongyang melakukan uji coba nuklir ketiga pada 12 Februari sebagai tindakan balasan terhadaplatihan militer gabungan AS-Korea Selatan.
Pernyataan itu juga menolak klaim Seoul bahwa Korea Utara agar tidak mengambil tindakan pada Kawasan Industri Kaesong karena itu adalah sumber pendapatan mata uang asing negara itu.
"Ini adalah hal yang sangat tidak biasa bahwa kompleks industri itu masih berada di bawah situasi yang suram saat ini," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Pergantian Tahun, LDII Ingatkan Kemerosotan Moral Ancam Nilai-Nilai Kebangsaan
02 January 2025 18:02 WIB, 2025
Kompolnas: AKP Dadang sempat ancam tembak polisi jika halangi dirinya
25 November 2024 18:58 WIB, 2024
SPTI Pasaman Barat: Pembatasan muatan di 1.121 ruas jalan ancam perekonomian petani sawit
03 September 2024 9:52 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018