Agung Laksono: Lapindo Segera Selesaikan Ganti Rugi
Senin, 18 Februari 2013 21:34 WIB
Agung Laksono. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan dirinya telah mendapatkan info, Lapindo akan segera menyelesaikan ganti ruginya kepada masyarakat Porong di Sidoarjo, Jawa Timur.
"Saya sudah dapatkan informasi bahwa pihak Lapindo segera akan selesaikan, saya tentu berharap bisa selesai, pada akhir tahun ini. Karena kalau tidak selesai juga tidak menguntungkan pihak lapindo," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.
Hal ini dikatakannya menanggapi instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat kabinet sebelumnya agar Lapindo segera menyelesaikan ganti ruginya.
Presiden meminta agar Lapindo segera melunasi ganti rugi sebesar Rp800 miliar yang masih terkatung-katung.
Menurut Agung, instruksi tersebut sebagai peringatan, agar Lapindo segera menyelesaikan, mengingat sudah telalu lama kasus ini tidak selesai-selesai.
Ia menambahkan, instruksi tersebut tidak memojokkan Partai Golkar mengingat Lapindo merupakan salah satu anak usaha milik keluarga Bakrie.
"Tidak-tidak, tidak ada unsur-unsur seperti itu," katanya.
Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Nurul Arifin mengatakan bahwa Aburizal Bakrie yang merupakan Ketua Umum DPP Partai Golkar tidak akan melepaskan tanggung jawabnya kepada pemerintah bagi pembayaran ganti rugi korban lumpur Lapindo.
"Walaupun MA (Mahkamah Agung-red) menyatakan kasus Lapindo termasuk kategori bencana alam yang penyelesaiannya melibatkan pemerintah, pihak Pak ARB (Aburizal Bakrie-red) tidak akan melepas tanggung jawab sepenuhnya kepada pemerintah," kata Nurul ketika ditemui di Gedung Nusantara I MPR/DPR di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, secara pribadi Ketua Umum Partai Golkar itu telah menyatakan kesanggupannya untuk menyelesaikan persoalan pembayaran ganti rugi kepada korban lumpur Lapindo dengan secepatnya.
"Namun, karena ini jumlahnya tidak sedikit dan sebagai manusia ada batas kemampuan sehingga pihak Lapindo butuh waktu untuk melakukan pembayaran yang masih tersisa," ujarnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahkamah Konstitusi bantah dugaan kebocoran putusan terkait sistem pemilu
29 May 2023 9:11 WIB, 2023
Komisi I DPR lakukan verifikasi administrasi calon Panglima TNI Yudo Margono
02 December 2022 11:09 WIB, 2022
Maura Magnalia putri Nurul Arifin meninggal karena henti jantung, sempat kelelahan persiapkan wisuda
25 January 2022 13:53 WIB, 2022
Pratikno akan kontak Kapolri soal Dhandy Laksono dan Ananda Badudu
27 September 2019 15:09 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018