Utusan PBB Desak Mali Memulai Pekerjaan Pemilu Sekarang
Rabu, 30 Januari 2013 6:44 WIB
Paris, (ANTARA/AFP) - Utusan khusus Perserikatan Bangsa Bangsa untuk wilayah Sahel, Romano Prodi, mendesak pemerintah Mali untuk segera memulai persiapan pemilu, katanya dalam wawancara yang diterbitkan surat kabar harian La Croix, Rabu.
"Sampai sekarang, pemerintah Mali harus memulai persiapan teknis untuk mengatur pemilihan umum, terutama ketika datang ke pendaftaran pemilih. Sekarang sejumlah besar pekerjaan harus dimulai jika Anda ingin menyelenggarakan pemilu yang kredibel ketika situasi keamanan memungkinkan," kata mantan ketua Komisi Eropa itu.
"Dengan bantuan masyarakat internasional, melalui PBB, Uni Afrika, Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat (ECOWAS) dan Uni Eropa, pemerintah Mali harus mengambil inisiatif," kata Prodi.
"Begitu stabilitas ditegakkan di kota-kota utama negara itu akan diperlukan untuk melanjutkan perundingan dengan segera, karena perdamaian di Mali dibuat melalui stabilisasi politik. "
Dalam wawancara, ia juga menyinggung mengenai subyek bantuan kemanusiaan kepada pengungsi dan pembentukan dana intervensi untuk Sahel, yang akan membantu membiayai proyek-proyek pembangunan di semua negara di kawasan itu.
"Semua negara Eropa tidak memiliki kepentingan di Afghanistan dan Afrika," katanya.
Dia mencatat juga bahwa "negara-negara Eropa dapat mendukung Prancis dengan bantuan bilateral."
Pada 11 Januari, Prancis meluncurkan intervensi militer untuk membantu menggulingkan gerilyawan Mali mengontrol bagian utara negara itu.
Sementara Presiden Mali Dioncounda Traore pada Selasa mengatakan ia berharap untuk menyelenggarakan pemilihan umum pada 31 Juli. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018