Padang,  (Antara Sumbar) - Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) mengharapkan kampus bisa menjadi wadah untuk pengembangan ide tentang Ekonomi Syariah (ES).


         "Kampus harus memiliki kontribusi dalam pengembangan ide-ide tentang ekonomi syariah ini," kata Pengurus Pusat IAEI, Jaih Mubarak dalam acara penutupan Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (FREKS) XIV di IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat.


         Menurutnya, kampus adalah tempat berkumpulnya intelektual muda yang kaya dengan ide.


         Ia mengharapkan salah satu ide yang bisa berkembang itu adalah tentang ekonomi syariah.


         Senada, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V Sumatera Bagian Utara juga mengharapkan agar kampus seperti IAIN Imam Bonjol dapat ikut berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan ekonomi syariah di tengah masyarakat.


         "Saya mengharapkan institusi pendidikan seperti IAIN ini dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang akan bergelut dalam bidang ekonomi syariah," katanya.


         Sementara Wakil Rektor II IAIN Imam Bonjol, Firdaus menjelaskan agar seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN dapat belajar banyak dari acara yang digelar tersebut.


         "Kegiatan seperti ini seharusnya dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi mahasiswa maupun dosen, sebab begitu banyak pengetahuan baru yang bisa dijadikan rujukan maupun kajian bagi mereka," katanya.


         Ia menambahkan mewakili pihak kampus berterimakasih kepada OJK dan IAEI karena telah mempercayai IAIN sebagai panitia dalam kegiatan FREKS kali ini.


         "Terimakasih telah mempercayai kami sebagai tuan rumah, semoga hal serupa ini dapat bermanfaat bagi semua," lanjutnya.


         FREKS diagendakan dua kali dalam satu tahun. Setelah IAIN Imam Bonjol, institusi pendidikan yang akan menjadi panitia selanjutnya adalah Universitas Mataram antara bulan September atau November 2016. (*)