Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Yusuf Lubis menyatakan pembangunan Kantor Camat Mapattunggul yang baru akan dimulai pada 2017 karena kantor yang lama jauh dari permukiman masyarakat.


         "Kantor camat ini jauh dari permukiman masyarakat sehingga sepi dari kunjungan. Kami ingin pembangunan kantor yang baru tersebut di lokasi yang strategis," katanya saat membuka acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Lubuak Gadang, Kecamatan Mapattunggul, Rabu.


         Ia meminta kepada camat setempat untuk segera mengusulkan rencana pembangunan kantor camat yang baru tersebut.


         Menurutnya, kantor camat yang ada di Lubuak Gadang ini sebenarnya tidak layak karena minim fasilitas dan jauh dari kunjungan masyarakat.


         "Kantor camat sekarang akan kita jadikan kantor wali nagari saja. Kasihan kita kalau kantor ini sepi terus dari pengunjung," ujarnya.


         Ia meminta pembangunan kantor camat yang baru dibangun di lokasi yang strategis sehingga mudah oleh masyarakat untuk berbagai urusan.


         "Kalau bisa dibangun di kawasan puncak Bukik Tujuah saja agar mudah diakses masyarakat. Saya tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terkendala akibat jarak yang terlalu jauh," lanjutnya.


         Selain itu, tambahnya, pihaknya juga melakukan pendataan ulang bagi penerima beras miskin (raskin) yang ada di daerah itu.


         "Saya dengar banyak pengaduan dari masyarakat terkait penerima raskin ini. Penerimanya ada yang tidak tepat sasaran dan sudah tidak layak lagi menerimanya," ujarnya.


         "Data yang dipakai masih data 2011, sudah enam tahun. Sudah banyak perubahan kondisi ekonomi masyarakat. Dahulu ia masuk masuk dalam kategori  keluarga miskin, sekarang sudah tidak lagi. Data itu harus kita perbaharui," katanya.   (cpw)