Mentawai, (Antara) - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), akan membuat radio komunitas wartawan yang ada di daerah tersebut.
Ketua PWI Mentawai, Erianto Leo di Tuapejat, Rabu, mengatakan, dibentuknya radio komunitas itu sebagai bentuk inovasi organisasi itu untuk bisa mewadahi dan menciptakan kreatifitas di lingkungan wartawan di Mentawai.
"Nantinya radio komunitas ini akan melibatkan seluruh wartawan di Mentawai, termasuk menjadi penyiar dan kegiatan lainnya," ujaranya.
Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya sedang melakukan perhitungan alat-alat yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional radio komunitas tersebut.
Lebih lanjut, lanjutnya, radio komunitas yang akan diberi nama "suara jurnalis" tersebut bertujuan untuk bisa mendukung penyampaian informasi kepada seluruh masyarakat yang tersebar diseluruh pedalaman di Kepulauan Mentawai.
"Radio ini untuk menunjang keterbukaan informasi publik, mengingat kondisi geografis Mentawai yang merupakan daerah kepulauan, dan media cetak yang sulit sampai ketengah masyarakat," sebutnya.
Sekretaris PWI Mentawai, Rahadio Suroso menambahkan, dalam operasionalnya "suara jurnalis" selain menyampaikan berita yang ditulis wartawan yang ada di Mentawai, radio tersebut nantinya juga menyampaikan imbauan atau sosialisasi dari pemerintah setempat.
"Untuk tahap awal, radio ini memiliki daya 50 watt dengan radius pancar tiga kilometer, namun kedepan radio ini diharapkan dapat menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Mentawai," katanya.
Selain itu, tambahnya, radio konvensional tersebut nantinya juga akan dihubungkan dengan siaran streaming dan ditampilkan dengan website PWI Mentawai.
Ia optimistis radio komunitas itu akan memberikan warna dalam penyampaian informasi dan dapat diterima di tengah masyarakat Mentawai.
"Selama ini kebanyakan masyarakat Mentawai dalam aktifitasnya, baik itu bertani dan melaut selalu membawa radio, tentunya ini memberikan dampak yang positif," lanjutnya.
Sesuai dengan ketentuan UU penyiaran, radio "suara jurnalis" memiliki frekwensi diatas 107, ditargetkan radio tersebut sudah terbentuk pada Juni 2016. (*)