Lubuk Basung, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kabupaten Agam pada 2016 akan membangun embung, dam parit dan jalan usaha tani dengan dana sebesar Rp5,7 miliar.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Lahan, Air dan Alat Mesin Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Agam, Ing Karyawan di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan, dana sebesar Rp5,7 miliar ini digunakan untuk membangun embung sebanyak enam paket dengan dana sebesar Rp885 juta.
Kemudian membangun dam parit sebanyak 11 paket dengan dana sebesar Rp2,1 miliar dan jalan usaha tani sebanyak 117 paket dengan dana sebesar Rp2,7 miliar.
"Satu paket embung dianggarkan sebesar Rp147,5 juta, satu paket dam parit sebesar Rp192,5 jutra dan jalan usaha tani dengan dana Rp75 juta sampai Rp460 juta," katanya.
Dana ini, tambahnya, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) pada 2016.
Pembangunan embung, dam parit dan jalan usaha tani ini tersebar di 16 kecamatan.
"Saat ini sedang proses penetapan lokasi dan perencanaan. Dalam waktu dekat, pembangunan ini dilakukan dan ditargetkan selesai pada November 2016," katanya.
Untuk lokasi, katanya, berdasarkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) nagari sampai kabupaten.
Khusus jalan usaha tani, berdasarkan pokok-pokok pikiran dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Pada 2015, Agam membangun sebanyak 21 paket jalan usaha tani dengan dana Rp4,2 miliar, perbaikan irigasi tersier dengan dana Rp4,2 miliar.
Sementara pembangunan dam parit sebanyak 25 paket dengan dana Rp7,5 miliar dan pembangunan embung sebanyak enam paket dengan dana Rp1,2 miliar.
"Realisasi pekerjaan jalan usaha tani, irigasi, dam parik dan embung sebesar 100 persen," tegasnya.
Ia berharap masyarakat mendukung pembangunan ini sehingga semua pekerjaan berjalan dengan baik.
Dengan cara ini, tegasnya, maka dapat memudahkan petani membawa hasil pertanian mereka, mendapatkan air untuk mengolah sawah dan lainnya.
Salah seorang petani Lubuk Basung, Syafriadi, menyambut baik pembangunan embung, dam parik dan jalan usaha tani yang dilakukan pemerintah.
"Kami siap memberikan dukungan pembangunan, sehingga berjalan dengan baik nantinya," katanya. (*)