Tentara Kenya Tewaskan 13 Anggota Ash-Shabaab di Somalia
Senin, 21 Maret 2016 9:21 WIB
Nairobi, (AntaraSumbar) - Tentara Kenya mengatakan prajuritnya yang bertugas di bawah Misi Pemelihara Perdamaian Uni Afrika di Somalia (AMISOM) menewaskan 13 anggota Ash-Shabaab dalam pertempuran sengit di Somalia Selatan pada Ahad pagi (20/3).
Juru Bicara Pasukan Pertahanan Kenya (KDF) Kol. David Obonyo mengatakan tentara telah berhadapan dengan gerilyawan di Sarira di Lecta Belt, sekitar 30 kilometer di sebelah utara Daerah Ras Kamboni di Somalia Selatan.
Obonyo mengatakan tidak ada korban jiwa di pihak KDF dalam serangan paling akhir tersebut. Seorang komandan tingkat menengah Ash-Shabaab ditangkap dan kini ditahan.
"Tentara KDF memburu mereka setelah ada keterangan mengenai gerilyawan yang merencanakan serangan. Setelah peristiwa itu, seorang komandan tingkat menengah telah ditahan, 13 gerilyawan tewas, delapan senapan AK47, dua senapan mesin PKM, dua granat berpeluncur roket dan bermacam amunisi disita," kata Obonyo di dalam pernyataan yang disiarkan di Nairobi.
"Serangan tersebut berhasil; KDF tidak kehilangan korban. Prajurit KDF masih berjaga-jaga dan akan terus membidik gerilyawan Ash-Shabaab yang mengancam keamanan dan perdamaian di wilayah itu," kata Obonyo, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.
Peristiwa paling akhir tersebut membuat jumlah gerilyawan yang tewas jadi 34 dalam 24 jam terakhir, dalam beberapa bentrokan terpisah di negara Tanduk Afrika itu.
Pada 16 Maret, prajurit Kenya menewaskan 19 anggota Ash-Shabaab yang berencana menyerang kamp militer di Afmadhow di Somalia Selatan.
Obonyo mengatakan tentara menyita 10 senapan dan tiga granat berpeluncur roket serta menghancurkan satu kendaraan teknis selama serangan fajar tersebut.
Gerilyawan yang bersekutu dengan Al-Qaida belum lama ini telah meningkatkan serangan mereka terhadap lokasi pemerintah, pasukan pemelihara perdamaian dari Afrika, hotel dan sasaran lain sipil setelah serangan baru oleh personel AMISOM.
Misi pemelihara perdamaian itu telah berikrar akan membebaskan beberapa wilayah yang dikuasai Ash-Shabaab. (Xinhua-OANA)
Juru Bicara Pasukan Pertahanan Kenya (KDF) Kol. David Obonyo mengatakan tentara telah berhadapan dengan gerilyawan di Sarira di Lecta Belt, sekitar 30 kilometer di sebelah utara Daerah Ras Kamboni di Somalia Selatan.
Obonyo mengatakan tidak ada korban jiwa di pihak KDF dalam serangan paling akhir tersebut. Seorang komandan tingkat menengah Ash-Shabaab ditangkap dan kini ditahan.
"Tentara KDF memburu mereka setelah ada keterangan mengenai gerilyawan yang merencanakan serangan. Setelah peristiwa itu, seorang komandan tingkat menengah telah ditahan, 13 gerilyawan tewas, delapan senapan AK47, dua senapan mesin PKM, dua granat berpeluncur roket dan bermacam amunisi disita," kata Obonyo di dalam pernyataan yang disiarkan di Nairobi.
"Serangan tersebut berhasil; KDF tidak kehilangan korban. Prajurit KDF masih berjaga-jaga dan akan terus membidik gerilyawan Ash-Shabaab yang mengancam keamanan dan perdamaian di wilayah itu," kata Obonyo, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.
Peristiwa paling akhir tersebut membuat jumlah gerilyawan yang tewas jadi 34 dalam 24 jam terakhir, dalam beberapa bentrokan terpisah di negara Tanduk Afrika itu.
Pada 16 Maret, prajurit Kenya menewaskan 19 anggota Ash-Shabaab yang berencana menyerang kamp militer di Afmadhow di Somalia Selatan.
Obonyo mengatakan tentara menyita 10 senapan dan tiga granat berpeluncur roket serta menghancurkan satu kendaraan teknis selama serangan fajar tersebut.
Gerilyawan yang bersekutu dengan Al-Qaida belum lama ini telah meningkatkan serangan mereka terhadap lokasi pemerintah, pasukan pemelihara perdamaian dari Afrika, hotel dan sasaran lain sipil setelah serangan baru oleh personel AMISOM.
Misi pemelihara perdamaian itu telah berikrar akan membebaskan beberapa wilayah yang dikuasai Ash-Shabaab. (Xinhua-OANA)
Pewarta : -
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelari Kenya Chepngetich raih emas pertama kejuaraan dunia atletik 2019
28 September 2019 7:43 WIB, 2019
Penumpang gelap jatuh dari pesawat dan nyaris menimpa orang sedang berjemur
02 July 2019 21:47 WIB, 2019
Tim nasional Aljazair menang 2-0 kontra Kenya di laga penyisihan Grup C Piala Afrika
24 June 2019 6:16 WIB, 2019
Tujuh Musisi Kenya Tewas Seketika Setelah Mobil Mereka Bertabrakan dengan Truk
10 December 2017 20:36 WIB, 2017
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018