Alokasi Raskin Agam Capai 4,7 Ribu Ton
Sabtu, 30 Januari 2016 12:22 WIB
Ilustrasi. (Antara) ( )
Lubuk Basung, Sumbar 30/1, (Antara) - Alokasi beras miskin (raskin) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pada 2015 sebanyak 4.722.300 kilogram atau 4,7 ribu ton untuk 26.235 rumah tangga sasaran yang tersebar di 16 kecamatan.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Agam, Muhammad Khudri di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan, ke 4.722.300 kilogram ini akan dibagikan setiap bulan di 82 nagari yang tersebar di 16 kecamatan.
"Alokasi ini berdasarkan surat keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 500-16-2016 tangga 14 Januari 2016," katanya.
Peluncuran penyaluran raskin pertama pada 2016 telah dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Agam, di aula Kantor Wali Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Jum'at (29/1).
Ia berharap pendistribusian raskin ini tepat sasaran dan berjalan dengan baik nantinya. Pada 2015, pendistribusian mencapai 100 persen.
Sementara itu, Penjabat Bupati Agam Jefrinal Arifin, menambahkan, raskin ini bertujuan untuk memberikan bantuan di bidang pangan berupa beras kepada keluarga berpendapatan rendah.
Raskin ini untuk memenuhi kebutuhan gizi dan mengurangi beban pengeluaran para Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM).
"Program raskin merupakan implementasi dari intruksi presiden tentang kebijakan perberasan nasional," katanya.
Dengan adanya raskin ini, ia berharap dapat membantu masyarakat di daerah itu dalam memenuhi kebutuhan pangannya, sehingga tidak ada masyarakat miskin di daerah kelaparan.
Kepala Bulog Sub Divisi Regional Bukittinggi, Sri Wulan Astuti, mengatakan, Agam merupakan kabupaten pertama di Sumbar melakukan peluncuran penyaluran raskin.
Sementara untuk tingkat kota, Padang merupakan kota yang pertama mendistribusikan. "Padang mendistribusikan raskin ini beberapa hari lalu," katanya.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Agam, Muhammad Khudri di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan, ke 4.722.300 kilogram ini akan dibagikan setiap bulan di 82 nagari yang tersebar di 16 kecamatan.
"Alokasi ini berdasarkan surat keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 500-16-2016 tangga 14 Januari 2016," katanya.
Peluncuran penyaluran raskin pertama pada 2016 telah dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Agam, di aula Kantor Wali Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Jum'at (29/1).
Ia berharap pendistribusian raskin ini tepat sasaran dan berjalan dengan baik nantinya. Pada 2015, pendistribusian mencapai 100 persen.
Sementara itu, Penjabat Bupati Agam Jefrinal Arifin, menambahkan, raskin ini bertujuan untuk memberikan bantuan di bidang pangan berupa beras kepada keluarga berpendapatan rendah.
Raskin ini untuk memenuhi kebutuhan gizi dan mengurangi beban pengeluaran para Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM).
"Program raskin merupakan implementasi dari intruksi presiden tentang kebijakan perberasan nasional," katanya.
Dengan adanya raskin ini, ia berharap dapat membantu masyarakat di daerah itu dalam memenuhi kebutuhan pangannya, sehingga tidak ada masyarakat miskin di daerah kelaparan.
Kepala Bulog Sub Divisi Regional Bukittinggi, Sri Wulan Astuti, mengatakan, Agam merupakan kabupaten pertama di Sumbar melakukan peluncuran penyaluran raskin.
Sementara untuk tingkat kota, Padang merupakan kota yang pertama mendistribusikan. "Padang mendistribusikan raskin ini beberapa hari lalu," katanya.
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018