Sawahlunto, (Antara) - Wali Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Ali Yusuf mengapresiasi perayaan Grebek Suro yang digelar Paguyuban Sapu Jagad, sebuah kelompok seni budaya yang ada di kota itu dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1437 Hijriyah.
"Munculnya kelompok seni budaya yang didasari niat untuk melestarikan nilai-nilai luhur warisan nenek moyang, tentu harus dihargai keberadaannya dan harus dikembangkan dalam konsep yang lebih menarik agar mampu tumbuh sebagai ikon pariwisata di kota ini," kata dia di Sawahlunto, Kamis.
Menurutnya, sikap mencintai keluhuran nilai sebuah budaya itulah sebenarnya yang menjadi modal dasar dalam meletakkan pondasi pengembangan bidang kepariwisataan, yang selama ini tetap menjadi ciri khas daerah paling diminati oleh pelancong di samping keindahan bentang alam serta objek-objek wisata lainnya.
Sehingga, lanjutnya apa yang menjadi tuntutan dalam memenuhi visi kota itu sebagai kota wisata tambang yang berbudaya, bisa diwujudkan bersama dengan menjadikan masyarakat sebagai komponen penting dan berada di barisan terdepan pada setiap program pengembangannya nanti.
"Etnis yang beragam serta kekayaan seni budaya dan keluhuran adat istiadat yang ada dalam sebuah kota tua bersejarah dan pernah memiliki peradaban maju di zamannya, adalah sebuah ciri khas yang tidak dimiliki daerah tujuan wisata lainnya di Sumatera Barat yang harus kita pertahankan," kata dia.
Dia meminta seluruh stakeholder terkait segera melakukan langkah-langkah untuk terus menggali lebih dalam lagi nilai-nilai tersebut untuk dikemas menarik dan berkualitas agar bisa dijual sebagai potensi kepariwisataan ke pihak penyedia jasa impresariat, sponsorship serta para pelancong yang datang ke kota itu.
Kemudian, jelasnya, dalam pengembangannya juga harus memperhatikan efek ekonomi yang ditimbulkan bagi masyarakat khususnya sektor riil, melalui pelaku usaha kecil menengah baik dalam bentuk handycraft seperti songket dan lain sebagainya serta para pedagang kuliner yang ada.
"Apabila semuanya mampu bersinergi dengan baik, tentu akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi besar di kota ini dan akan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyararakat semakin membaik," kata dia.
Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke beberapa daerah di Sumatera Barat, berharap sektor pariwisata ini akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi Indonesia ke depan, sehingga target 20 juta kunjungan wisatawan per tahun yang datang ke nusantara tidak bisa ditawar-tawar lagi.
"Saya yakin dengan melihat potensi-potensi yang ada, angka itu (20 juta wisatawan) bukan sebuah angka yang sulit," kata Presiden. (*)