Menkes: Calon Haji Jaga Kesehatan Cegah Mers
Selasa, 25 Agustus 2015 22:37 WIB
Padang, (AntaraSumbar) - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengingatkan calon haji asal Indonesia menjaga kesehatan untuk mencegah tertular virus onta atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) Corona Virus (Cov) saat berada di Tanah Suci.
"Dengan daya tahan tubuh yang cukup baik Insya Allah tidak akan tertular penyakit," kata dia di Padang, Selasa, saat berkunjung ke Embarkasi Haji Padang.
Menurut dia salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah dengan menjaga kebersihan seperti sering mencuci tangan serta memakai masker bila berkumpul atau ada yang batuk.
"Tidak perlu khawatir jika ada yang mengatakan pakai masker ibadah tidak sah, ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit," ujar dia
Kepada calon haji yang sudah berusia lanjut Nila berpesan untuk tidak memaksakan diri seperti melakukan umrah berulang-ulang.
Ia menyampaikan saat ini udara di Arab Saudi sangat panas mencapai 45 derajat Celcius pada siang hari.
Apalagi menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji wukuf di Arafah dibutuhkan kesehatan yang prima, karena itu jangan lupa banyak minum air dan beristirahat dengan cukup, ujar dia.
Ia mengatakan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan panitia haji telah menyiapkan ketersediaan air minum kemasan untuk kebutuhan jamaah di Tanah Suci.
Nila mengatakan ia bersama jajarannya mengupayakan agar tidak ada calon haji yang terjangkit virus MERS CoV, karena itu penting melakukan pencegahan.
Virus MERS Cov adalah penyakit sindrom pernafasan yang disebabkan oleh virus corona yang menyerang saluran pernafasan dengan gejala mulai dari ringan sampai berat berupa demam, batuk, sesak nafas.
Sementara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Hami Mulyawan saat dikonfirmasi melalui surat elektronik dari Madinah melaporkan kondisi cuaca saat ini cukup terik mencapai 45 derajat Celcius pada siang hari.
"Di Madinah sedang musim panas, namun hingga saat ini belum ada persoalan terkait calon haji asal Indonesia," ujar dia. (*)
"Dengan daya tahan tubuh yang cukup baik Insya Allah tidak akan tertular penyakit," kata dia di Padang, Selasa, saat berkunjung ke Embarkasi Haji Padang.
Menurut dia salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah dengan menjaga kebersihan seperti sering mencuci tangan serta memakai masker bila berkumpul atau ada yang batuk.
"Tidak perlu khawatir jika ada yang mengatakan pakai masker ibadah tidak sah, ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit," ujar dia
Kepada calon haji yang sudah berusia lanjut Nila berpesan untuk tidak memaksakan diri seperti melakukan umrah berulang-ulang.
Ia menyampaikan saat ini udara di Arab Saudi sangat panas mencapai 45 derajat Celcius pada siang hari.
Apalagi menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji wukuf di Arafah dibutuhkan kesehatan yang prima, karena itu jangan lupa banyak minum air dan beristirahat dengan cukup, ujar dia.
Ia mengatakan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan panitia haji telah menyiapkan ketersediaan air minum kemasan untuk kebutuhan jamaah di Tanah Suci.
Nila mengatakan ia bersama jajarannya mengupayakan agar tidak ada calon haji yang terjangkit virus MERS CoV, karena itu penting melakukan pencegahan.
Virus MERS Cov adalah penyakit sindrom pernafasan yang disebabkan oleh virus corona yang menyerang saluran pernafasan dengan gejala mulai dari ringan sampai berat berupa demam, batuk, sesak nafas.
Sementara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Hami Mulyawan saat dikonfirmasi melalui surat elektronik dari Madinah melaporkan kondisi cuaca saat ini cukup terik mencapai 45 derajat Celcius pada siang hari.
"Di Madinah sedang musim panas, namun hingga saat ini belum ada persoalan terkait calon haji asal Indonesia," ujar dia. (*)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RSUP M Djamil isolasi tujuh pasien: empat dicurigai MERS, tiga suspect COVID-19
17 March 2020 7:56 WIB, 2020
Seorang pasien diduga MERS-CoV meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang
13 March 2020 18:09 WIB, 2020
Sepulang umrah, tiga warga diisolasi di RSUP M Djamil dicurigai MERS-CoV
12 March 2020 20:36 WIB, 2020
Pulang umrah, seorang warga Langgam Kinali Pasaman Barat meninggal akibat Mers-Cov
12 February 2020 13:36 WIB, 2020
Seorang pasien diduga suspect Mers Cov di rawat di RSUP M Djamil Padang
24 January 2020 17:47 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018