Padang, (AntaraSumbar) - Sejumlah tukang pangkas rambut yang berada di Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, sepakat untuk tidak menaikkan harga sebelum datangnya Idul Fitri 1436 Hijriah.
"Untuk tahun ini di kawasan Tabing tidak menaikan harga pangkas. Hal itu berdasarkan kesepakatan bersama dengan pangkas rambut lain," kata Am (43), saat ditemui di Pangkas Rambut Sederhana miliknya, di Simpang Tabing, Kota Padang, Senin.
Pangkas rambut di Tabing, katanya, juga memiliki kesepakatan bersama tentang harga dalam momen tertentu, salah satunya sebelum Idul Fitri.
"Pada momen tertentu akan ada kesepakatan harga yang kami buat bersama dari tujuh pangkas yang ada di daerah Tabing ini. Lebaran pada 2014 kami juga sepakat tidak menaikkan harga," katanya.
Am mengatakan, harga pangkas yang dikenakan adalah sebesar Rp15.000 untuk dewasa, dan Rp10.000 untuk anak-anak.
Saat ditanyai tentang peningkatan jumlah orang yang ingin cukur rambut, ia mengatakan peningkatan biasa terjadi dalam dua pekan sebelum lebaran.
"Saat ini masih normal, biasanya yang meningkat itu dalam dua minggu sebelum Lebaran. Sama seperti tahun lalu," katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Zal (36), salah seorang tukang pangkas rambut yang juga berada di kawasan Tabing.
"Kalau sekarang mereka memotong rambut, mungkin khawatir saat Lebaran akan panjang kembali," katanya.
Keduanya sama-sama mengatakan, bahwa Lebaran juga momen untuk mendapatkan rezeki yang lebih bagi tukang pangkas. Karena banyaknya orang yang datang untuk memotong rambut.
Dari segi penghasilan, lanjutnya, ia mengatakan dapat mencapai peningkatan 400 persen dari hari normal per hari.
"Alhamdulillah, ada rezeki juga untuk kami sebelum lebaran datang. Saat lebaran 2014, kita-kira dalam sehari bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp500.000," tutur keduanya. (*)