Dua Wartawan Tewas Dalam Bentrokan di Irak
Sabtu, 24 Januari 2015 16:07 WIB
Baquba, Irak, (Antara/AFP) - Kelompok Negara Islam (IS), Jumat, membunuh tujuh orang termasuk dua wartawan di Muqdadiyah yang terletak di utara Baghdad, menurut pejabat dan perusahaan media wartawan tersebut.
Ali al-Ansari dan seorang wartawan lain yang tidak disebutkan namanya dari televisi satelit Al Ghadeer termasuk diantara korban yang tewas, menurut manajer lokal Karim Fadhel.
Sementara itu Mustafa Hamid dan Qusay Sahib dari televisi Pemerintah Irak terluka, kata pimpinan kantor televisi itu untuk Provinsi Diyala, Uday Abdelkarim.
Sejumlah sumber mengatakan bahwa serangan itu hanya terjadi di Muqdadiyah sementara itu yang lain menyebutkan bahwa sebuah bom dan bentrokan juga terjadi di bagian utara kota.
Lima milisi juga tewas dan lebih dari dua lusin orang luka-luka, demikian menurut petugas keamanan dan kesehatan.
Irak, yang merupakan salah satu negara paling berbahaya bagi wartawan, menjadi makin berbahaya setelah IS meluncurkan serangan ofensif di sebagian besar negara itu musim panas lalu.
Kelompok itu memenggal wartawan dan juga mengeluarkan ancaman pada mereka yang melakukan liputan di kawasan yang mereka kendalikan.
Menurut organisasi hak asasi manusia Reporters Without Borders, empat wartawan tewas di Irak tahun lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dari silaturahmi Ketum PWI Pusat dengan PWI Sumbar, wartawan perlu kuasai jurnalisme bencana
23 December 2025 6:58 WIB
Balai Wartawan Agam salurkan bantuan ke korban terdampak bencana hidrometeorologi
15 December 2025 18:27 WIB
Untuk pertama kalinya, uji kompetensi wartawan, digelar di Limapuluh Kota
13 December 2025 19:55 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018