Balai Wartawan Agam salurkan bantuan ke korban terdampak bencana hidrometeorologi

id Balai Wartawan Agam,bencana hidrometeorologi,Agam, Sumatera Barat

Balai Wartawan Agam salurkan bantuan ke korban terdampak bencana hidrometeorologi

Wakil Ketua Balai Wartawan Agam Yusra Wafilma didampingi Ketua Balai Wartawan Agam Anizur menyalurkan bantuan secara simbolis kepada Wali Jorong Batuang Panjang Fajri, Senin (15/12). Dok ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Balai Wartawan Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada korban terdampak bencana hidrometeorologi di Jorong Batuang Panjang, Nagari atau Desa Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Senin.

Ketua Balai Wartawan Kabupaten Agam Anizur di Lubuk Basung, Senin, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak setengah ton, mie instan 25 dus dan air mineral tujuh dus.

"Bantuan langsung kita antar ke warga terdampak banjir bandang di Jorong Batuang Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya," katanya didampingi Wakil Ketua Balai Wartawan Agam, Yusra Wafilma.

Ia mengatakan bantuan kemanusiaan ini bentuk kepedulian pengurus Balai Wartawan Agam kepada warga terdampak banjir bandang, tanah longsor dan banjir melanda daerah itu beberapa Minggu lalu.

Mudah-mudahan, bantuan yang diserahkan ini bermanfaat bagi warga yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

"Bantuan yang kita salurkan ini bermanfaat bagi warga terdampak banjir bandang," katanya.

Ia menambahkan Balai Wartawan Agam juga mendata kebutuhan dari warga terdampak bencana tersebut.

Hasil pendataan tersebut, bakal dihimpun agar kebutuhan warga bisa terpenuhi nantinya.

"Kita berusaha semaksimal mungkin dalam membantu warga yang terdampak," katanya.

Sementara Wali Jorong Batuang Panjang, Fajri mengucapkan terimakasih atas bantuan yang disalurkan Balai Wartawan Agam, karena masyarakat masih membutuhkan bantuan kebutuhan pokok.

"Warga masih membutuhkan kebutuhan pokok, mengingat jalan menuju lokasi baru terbuka akibat banjir bandang dan warga tidak bisa berusaha karena keramba jaring apung dan lahan pertanian terdampak bencana," katanya.

Ia mengakui Jorong Batuang Panjang memiliki 267 kepala keluarga dengan jumlah 900 jiwa.

Banjir bandang melanda daerah itu pada Kamis (27/11), mengakibatkan satu unit rumah rusak dan puluhan hektare lahan pertanian tertimbun material tanah longsor.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.