AS Bantah Laporan Usul Tukar Tawanan dengan Iran
Rabu, 31 Desember 2014 5:42 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Amerika Serikat Selasa membantah
laporan-laporan pihaknya telah menawarkan Iran pertukaran tawanan untuk membebaskan mantan Marinir AS Amir Hekmati, yang telah dipenjarakan di republik Islam itu sejak 2011.
Media Iran melaporkan bahwa pengacara Hekmati meminta pembebasannya dengan imbalan membebaskan tahanan Iran di Amerika Serikat.
"Laporan tersebut tidak akurat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Jeffrey Rathke pada konferensi pers. "Pemerintah AS tidak mengusulkan pertukaran tahanan Hekmati."
Usulan diakui seharusnya datang melalui perantara Swiss.
Amerika Serikat dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik resmi sejak tahun 1980.
Rathke memperbaharui seruan untuk membebaskan Hekmati dan mendesak Teheran untuk membebaskan dua tawanan Amerika lainnya - Saeed Abedini, seorang pendeta Kristen, dan wartawan Washington Post Jason Rezaian - dan untuk membantu menemukan Robert Levinson, seorang pensiunan agen FBI yang hilang di Iran pada tahun 2007.
Hubungan antara musuh tradisional Washington dan Teheran telah agak membaik dalam beberapa bulan terakhir dan kedua negara telah melakukan pertukaran langsung atas program nuklir Iran.
Ditangkap pada Agustus 2011, pihak berwenang Iran menghukum Hekmati selaku mata-mata Central Intelligence Agency (CIA) Amerika.
Dia awalnya dijatuhi hukuman mati pada tahun 2012 tetapi pengadilan tinggi Iran kemudian mengurangi hukuman menjadi 10 tahun penjara. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hansi Flick bantah isu perpecahan internal di Barcelona karena Lamine Yamal
18 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018