Hollande Desak Putin Tak Akui Pemilu Separatis Ukraina
Selasa, 4 November 2014 10:19 WIB
Ottawa, (Antara/AFP) - Presiden Prancis Francois Hollande Senin menyeru Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak mengakui pemilu yang diselenggarakan oleh separatis di Ukraina timur.
Memperingatkan bahwa hasil pemungutan suara Minggu bisa merusak integritas teritorial Ukraina, Hollande mendesak Putin "untuk tetap dalam kerangka" perjanjian 5 September Minsk, yang mengatur dasar untuk gencatan senjata.
Hollande membuat imbauan dalam pidatonya kepada parlemen Kanada, sehari setelah republik memproklamirkan diri sendiri Donetsk dan Lugansk di Ukraina timur memilih "presiden" dan "parlemen," dalam upaya untuk melegitimasi otoritas separatis daerah.
"Ini adalah pemilu lokal yang konsekuensinya lokal dan seruan untuk dialog," kata Hollande yang dalam kunjungan kenegaraan ke Kanada berakhir Selasa.
"Ini bukan tentang mengakui pemilu yang bisa dimasukkan ke dalam masalah integritas teritorial Ukraina," katanya.
"Ada sebuah protokol yang disebut perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 5 September. Ini adalah protokol itu, seluruh protokol ini yang harus diterapkan," katanya.
Sanksi-sanksi menargetkan kepentingan Rusia, kata Hollande, dan adalah "penting ... tetapi mereka tidak harus menjadi satu-satunya respon.
"Tujuannya adalah untuk meyakinkan Moskow dan separatis agar melepaskan eskalasi dan kembali ke dialog," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018