Dera Ismail Khan, (Antara/Reuters) - Rudal-rudal dari satu pesawat tak berawak Amerika Serikat Selasa menabrak diduga satu kamp pelatihan gerilyawan di Pakistan barat laut, menewaskan enam orang, kata para pejabat intelijen dalam serangan ketiga dalam beberapa hari. Tiga rudal dari pesawat tak berawak itu menghantam kamp di daerah Shawal, Waziristan Selatan, setelah tengah hari, kata dua pejabat intelijen kepada Reuters. Sembilan tersangka gerilyawan dilaporkan terluka, kata mereka. Amerika Serikat menghentikan serangan pesawat tak berawak pada enam bulan pertama tahun 2014 sementara pemerintah terlibat dalam pembicaraan perdamaian tanpa hasil dengan kelompok Taliban. Tetapi serangan ulang pada bulan Juni, hanya beberapa hari sebelum militer mengumumkan ofensif anti-Taliban, dan kecepatan mereka meningkat pada bulan ini. Lima tersangka gerilyawan tewas dalam serangan di Shawal, Senin, dan lima lainnya tewas dalam serangan di daerah yang sama pada Ahad. Lembah Shawal adalah hutan lebat, daerah pegunungan di mana banyak dari para militan melarikan diri dari ofensif anti-Taliban diyakini bersembunyi. Pemerintah Pakistan secara rutin memprotes secara terbuka serangan-serangan drone sebagai pelanggaran kedaulatan nasional. Tetapi mantan Presiden Pervez Musharraf mengakui serangan-serangan selama masabakti pemerintahannya telah disetujui. (*/sun)