Serangan Drone AS di Pakistan Tewaskan Enam Diduga Gerilyawan
Rabu, 8 Oktober 2014 6:16 WIB
Dera Ismail Khan, (Antara/Reuters) - Rudal-rudal dari satu pesawat tak berawak Amerika Serikat Selasa menabrak diduga satu kamp pelatihan gerilyawan di Pakistan barat laut, menewaskan enam orang, kata para pejabat intelijen dalam serangan ketiga dalam beberapa hari.
Tiga rudal dari pesawat tak berawak itu menghantam kamp di
daerah Shawal, Waziristan Selatan, setelah tengah hari, kata dua
pejabat intelijen kepada Reuters. Sembilan tersangka gerilyawan
dilaporkan terluka, kata mereka.
Amerika Serikat menghentikan serangan pesawat tak berawak pada enam bulan pertama tahun 2014 sementara pemerintah terlibat dalam
pembicaraan perdamaian tanpa hasil dengan kelompok Taliban.
Tetapi serangan ulang pada bulan Juni, hanya beberapa hari sebelum militer mengumumkan ofensif anti-Taliban, dan kecepatan mereka
meningkat pada bulan ini.
Lima tersangka gerilyawan tewas dalam serangan di Shawal,
Senin, dan lima lainnya tewas dalam serangan di daerah yang sama
pada Ahad.
Lembah Shawal adalah hutan lebat, daerah pegunungan
di mana banyak dari para militan melarikan diri dari ofensif anti-Taliban diyakini bersembunyi.
Pemerintah Pakistan secara rutin memprotes secara terbuka
serangan-serangan drone sebagai pelanggaran kedaulatan nasional.
Tetapi mantan Presiden Pervez Musharraf mengakui serangan-serangan selama masabakti pemerintahannya telah disetujui. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018