Kurdi: Jihad "Satu KM" Dari Kobane, Serangan Udara Tak Cukup
Senin, 6 Oktober 2014 6:34 WIB
Suruc, Turki, (Antara/AFP) - Negara Islam (IS) kini berada hanya satu kilometer dari kota Suriah Kobane, dan serangan-serangan udara tidak cukup untuk menghentikan mereka, kata seorang pejabat Kurdi Suriah Minggu.
Tidak ada petempur IS, yang juga dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) yang belum ada di Kobane, menurut Idris Nahsen, wakil menteri luar negeri wilayah itu, yang berbicara kepada AFP melalui telepon dari satu kota terkepung.
"Mereka berada hanya satu kilometer (0,6 mil) di beberapa tempat dan dua atau tiga kilometer dari tempat lain," tambahnya.
Ada serangan udara pimpinan Amerika Serikat lebih lanjut yang ditujukan untuk menghentikan jihad, tetapi Nahsen mengatakan mereka tidak akan cukup sendiri untuk menghadapi dan menghentikan pasukan
IS.
"Mereka tidak cukup untuk bisa mengalahkan kelompok-kelompok teroris di lapangan. Mereka (koalisi yang dipimpin AS) harus membantu dengan amunisi dan persenjataan.
"Serangan-serangan membantu, tetapi kita perlu persenjataan berat, kendaraan lapis baja, meriam, roket. Dan serangan-serangan udara harus lebih efektif," katanya kepada AFP.
Para pejuang Kurdi telah berjuang untuk membendung kemajuan gerilyawan garis keras IS sekitar Kobane selama dua pekan terakhir.
Sekitar 186.000 pengungsi telah melarikan diri ke Turki sejak
pertempuran dimulai. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ini penjelasan dokter tim PSS Sleman soal kondisi dua pemain asing mereka jelang hadapi Borneo
16 March 2023 6:42 WIB, 2023
Sebanyak 29 Santri MDTA Masjid Raya Jihad gelar khatam Al Quran di Pasaman
14 June 2021 16:39 WIB, 2021
Ketua DMI Sumbar: Menjadikan Bank Nagari jadi syariah merupakan jihad ekonomi
25 November 2020 15:30 WIB, 2020
ACT bagikan sembako di Masjid Jihad Perak dengan penerapan physical distancing
15 May 2020 0:05 WIB, 2020
Pengurus Masjid Jihad Perak Padang bagikan paket sembako pada mubalig dan kaum duafa terdampak COVID-19
18 April 2020 18:17 WIB, 2020
Polisi : Teroris Bogor target ledakkan bom di depan gedung KPU pada 22 Mei
18 May 2019 14:52 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018