Korut Ancam Serang Jika Selebaran Dilepaskan dari Korsel
Sabtu, 20 September 2014 19:00 WIB
Seoul, (Antara/AFP) - Korea Utara Sabtu mengancam akan menyerang Korea Selatan jika mereka menyebarkan selebaran anti-Pyongyang melintasi perbatasan saat Korsel menjadi tuan rumah Asian Games.
Sekelompok pegiat Korsel berencana menyebarkan 200 ribu selebaran yang diikat pada balon-balon gas, yang dilepaskan dari lokasi dekat perbatasan ke arah wilayah Korut pada Minggu.
"Kami tidak akan tinggal diam sementara aksi provokatif yang dengan terbuka didukung oleh otoritas Korsel ini dilakukan terhadap kami saat para atlet ambil bagian dalam Asian games," demikian pernyataan dalam laman resmi pemerintah Korut, Uriminzokkiri.
Pernyataan itu menyebutkan bahwa militer Korut telah memperingatkan akan segera "menyingkirkan" para provokator dan pendukungnya itu jika mereka melanjutkan rencana tersebut.
Ini bukan sekadar omong kosong, demikian laman tersebut.
"Jika otoritas boneka menghasut pembangkang untuk melanjutkan pelepasan selebaran itu, akan ada konsekuensi yang tak diduga," imbuh dia.
Namun para pegiat Korsel mengatakan mereka tidak akan mundur karena ancaman itu.
"Biarkan Korut marah dan berteriak. Kami tetap akan melakukannya seperti yang direncanakan," kata pemimpin para pegiat tersebut, Park Sang-Hak kepada AFP.
Peringatan tersebut diberikan beberapa hari setelah Korut mengirimkan pesan langka ke kantor presiden Korsel, dan meminta dihentikannya selebaran anti-Pyongyang semacam itu.
Pesan yang dialamatkan ke Gedung Biru itu dikirimkan melalui saluran militer pada Senin oleh Komisi Pertahanan Nasional Korut (NDC).
Komisi itu mendesak Korsel untuk menghentikan pegiat anti-Korut mengirimkan selebaran melewati perbatasan, dan mengatakan bahwa tindakan sudah harus dilakukan sebelum Korut mempertimbangkan usulan Korsel untuk menggelar pembicaraan tingkat tinggi.
Kelompok pegiat di Korsel secara rutin mengirimkan selebaran melintasi perbatasan dengan pesan-pesan yang mengkritisi dinasti Kim dan mendesak warga Korut untuk bangkit melawan penindasan.
Polisi telah menghentikan beberapa aksi serupa ketika risiko pembalasan dari Korut mulai meningkat, namun setelah itu mereka diizinkan untuk melanjutkan aksinya.
Korut mengirimkan 150 atlet ke Asian Games, yang dijaga oleh ratusan personel keamanan Korsel. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Pergantian Tahun, LDII Ingatkan Kemerosotan Moral Ancam Nilai-Nilai Kebangsaan
02 January 2025 18:02 WIB, 2025
Kompolnas: AKP Dadang sempat ancam tembak polisi jika halangi dirinya
25 November 2024 18:58 WIB, 2024
SPTI Pasaman Barat: Pembatasan muatan di 1.121 ruas jalan ancam perekonomian petani sawit
03 September 2024 9:52 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018