Jalan Alternatif BIM-Ulakan Dialihkan ke Belakang BP2IP
Rabu, 3 September 2014 20:24 WIB
Bupati Padangparaiaman, Ali Mukhni beserta rombongan meninjau pembukaan jalan Bandara-Ulakan yang dialihkan kebelakang gedung BP2IP, Senin (1/9).
Padangpariaman, (Antara) - Jalan alternatif dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Ulakan Kabupaten Padangpariaman yang terpakai untuk lokasi pembangunan gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) akan dialihkan melewati belakang gedung tersebut.
Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni di Pariaman, Rabu, mengatakan pengalihan jalan tersebut telah disetujui oleh Pemerintah Provinsi Sumbar.
"Sedangkan untuk ganti rugi lahan yang terpakai oleh jalan baru tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Sumbar,"katanya.
Ia menyebutkan, Pemkab telah berkoordinasi dengan Gubernur Sumbar dan diputuskan bahwa dana Pemprov yang akan membayar ganti rugi tanah itu, dan ke depan jalan itu akan dilanjutkan dengan pengaspalan.
Sebelumnya kata bupati, jalan dari Bandara ke Ulakan akan dialihkan melewati Karambie Ampek menuju Simpang Tiga Jalan Pantai Tiram.
Namun hal ini tidak jadi dilakukan, karena akan merugikan pedagang buah yang berjualan di sepanjang jalan Tiram Tapakis.
Selain itu, jarak tempuh juga semakin jauh jika dibandingkan hanya ke belakang lokasi Kampus BP2IP tersebut.
“Oleh karena itu kita mencoba menawarkan kepada Gubernur agar jalan Bandara-Ulakan ini tetap melewati jalan lintas Tiram Tapakis terus menyisir ke samping dan belakang kampus BP2IP ini,†kata dia.
Berdasarkan alasan tersebut, maka Tim Teknis dari Pemprov melakukan peninjauan langsung ke lapangan dan menyetujui usulan tersebut. (**/pae)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina optimalkan distribusi BBM dan LPG di Aceh melalui skema alternatif pascabencana
14 December 2025 10:24 WIB
Terpopuler - Berita
Inter Milan ke semifinal Coppa Italia setelah menang tipis 2-1 atas Torino
05 February 2026 6:19 WIB
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018