Pejabat PBB: Akses Kemanusiaan ke Suriah Meningkat
Jumat, 29 Agustus 2014 13:11 WIB
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Untuk pertama kali dalam enam bulan, telah terjadi peningkatan akses kemanusiaan ke Suriah belum lama ini, kata pejabat senior bantuan PBB pada Kamis (28/8), tapi memperingatkan penderitaan rakyat Suriah terus bertambah parah.
"Kemajuan dalam akses selama satu bulan belakangan telah memperlihatkan bahwa di mana ada keinginan politik, di situ ada cara untuk meningkatkan keadaan bagi jutaan warga sipil di Suriah. Kita semua harus menggandakan upaya kita sampai kita mencapai setiap orang yang memerlukan bantuan kemanusiaan," kata Kyung-wha Kang, Asisten Sekretaris Jenderal PBB Urusan Kemanusiaan dan Wakil Koordinator Bantuan Darurat.
"Kami menjangkau lebih banyak orang yang memerlukan di daerah yang sulit didatangi sebagai akibat dari pengesahan Resolusi 2165 oleh Dewan ini," kata Kang di dalam penjelasannya kepada Dewan Keamanan dalam satu pertemuan mengenai Suriah.
Enam bulan lalu, Dewan Keamanan PBB mensahkan Resolusi 2139 dengan tujuan mendesak semua pihak dalam konflik agar mematuhi kewajiban hukum dasar internasional dan meredakan penderitaan rakyat biasa yang terjebak dalam konflik.
Pada Juli, Badan 15-anggota tersebut mensahkan Resolusi 2165 --yang mensahkan akses daerah-perbatasan dan lintas-perbatasan bagi PBB dan mitranya guna mengirim bantuna kemnausiaan di Suriah tanpa izin negara tersebut-- dan menetapkan mekanisme pemantauan selama 180 hari.
Kang mengatakan mekanisme pemantauan tersebut sekarang beroperasi di tiga pos penyeberangan perbatasan --Bab Al-Hawa, Bab As-Salam, dan Ar-Ramtha, demikian laporan Xinhua, yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat. Sementara itu penggelaran tim pemantau masih terkatung-katung akibat ketidak-amanan di bagian baratlaut negeri itu, tapi situasi terus dinilai.
Akses di seluruh perbatasan telah menghasilkan jangkauan lebih luas ke daerah yang sulit didatangi seperti Gubernuran Aleppo, Dara, Pinggiran Damaskus, Idleb, Quneitra dan Lattakia. PBB sekarang telah mengirim sembilan pasokan ke Suriah dari beberapa negara tetangga dalam pelaksanaan Resolusi 2165, termasuk tujuh pengiriman dari Turki dan dua dari Jordania. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018