Menkominfo Minta Peningkatan Kecepatan Akses Internet
Minggu, 24 Agustus 2014 11:47 WIB
Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring. (Antara)
Sentani, (Antara) - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring meminta penyedia layanan jasa telekomunikasi meningkatkan kecepatan akses internet di Papua.
"Mengenai peningkatan speed (kecepatan), kita akan bicara dengan provider (penyedia)," katanya saat transit di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu.
Ia yang didampingi Staf Khusus Bidang Hubungan Media Ahmad Mabruri dan baru saja menghadiri Sail Raja Ampat, di Papua Barat itu mengatakan, pemerintah telah melakukan banyak pembenahan infrastruktur telekomunikasi di provinsi paling timur Indonesia itu.
"Terobosan yang dilakukan cukup banyak, mulai dari internet kecamatan, TV, dan parabola satelit," katanya.
Hanya saja, pengguna akses telekomunikasi di Papua dan di Indonesia pada umumnya setiap saat terus meningkat, sehingga menyebabkan kelebihan kapasitas jika bersamaan menggunakannya.
"Satu tower atau BTS itu kapasitasnya ada yang 70 voice, SMS bisa lebih banyak, tapi kalau pakai MMS, Youtube, bisa tersedot banyak dan over load," katanya.
Lebih lanjut, Tifatul yang menggunakan stelan batik berwarna coklat gelap dengan celana kain hitam itu mengatakan, para provider juga terkendala di lapangan ketika ingin memperluas jaringannya seperti izin lahan dan pajak.
"Masalahnya banyak, karena pasang BTS saja itu Rp2 miliar, tapi terkadang biaya di lapangan itu ada hal teknis lainnya. Ini yang selalu dipikirkan provider, dia juga harus balik modal. Jadi, mereka berpikir jika ingin investasikan sesuatu," katanya.
Sementara di sisi lain, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya butuh akses telekomunikasi yang cepat.
"Operator juga berhitung. Balik modalnya bagaimana? Terutama yang bukan BUMN, Telkomsel bisa kita dorong, kalau yang lain, pasti hitung-hitung. Mereka berpikir bisnis murni. Ini seharusnya bisa didukung pemerintah setempat. Bisa sesuaikan soal estetika pendirian BTS atau tower tapi berpikir juga soal para investor yang ingin cari keuntungan, diatur secara bijaklah," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Pemkot minta Kemenhub tambah petugas jaga perlintasan sebidang di Pariaman
24 January 2026 20:29 WIB
Hansi Flick minta Barcelona raih kemenangan di laga terakhir Liga Champions
22 January 2026 12:01 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018