Inggris Kecam Pemberangkatan Konvoi Rusia ke Ukraina
Sabtu, 23 Agustus 2014 7:46 WIB
London, (Antara/KUNA-0ANA) - Pemerintah Inggris, Jumat, mengecam konvoi pengiriman pasokan bantuan Rusia ke Ukraina tanpa persetujuan pemerintah setempat atau koordinasi dengan Komite Palang Merah internasional (ICRC).
Menanggapi laporan-laporan bahwa konvoi Rusia telah memasuki Ukraina tanpa persetujuan Pemerintah Ukraina atau keterlibatan ICRC, Menteri urusan Eropa David Lidington mengatakan, "Saya sangat khawatir bahwa konvoi Rusia kini telah memasuki wilayah Ukraina tanpa persetujuan dari pemerintah Ukraina.
"Ini adalah tindakan provokatif yang melanggar pemahaman sebelumnya bahwa Pemerintah Ukraina harus menyetujui konvoi memasuki wilayah Ukraina, dengan ICRC memastikan bahwa konvoi memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang sejati."
Inggris sepenuhnya mendukung upaya untuk mendapatkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan di Ukraina Timur, katanya, dan mencatat bahwa London akan mengalokasikan satu juta euro sebagai tambahan untuk mendukung upaya bantuan internasional di sana.
"Tetapi ini perlu dilakukan dengan cara yang tepat dengan keterlibatan Palang Merah dan mendukung upaya kemanusiaan Ukraina sendiri," kata menteri dalam satu pernyataan resmi.
Inggris sangat mendesak Rusia untuk menghindari setiap dan semua tindakan provokatif, yang hanya akan berfungsi untuk meningkatkan ketidakstabilan di wilayah tersebut dan mengakibatkan konsekuensi lebih lanjut merusak hubungan Rusia dengan Eropa.
"Sebaliknya, Rusia harus melakukan segala upaya untuk menemukan solusi politik bagi krisis dengan melibatkan pemerintah Ukraina dan diplomasi intensif, yang ditujukan pada resolusi damai untuk situasi berbahaya dan tegang di Ukraina Timur dan di perbatasan Rusia-Ukraina," ujarnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR kecam kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung
10 April 2025 13:20 WIB
Palestina kecam Israel atas pemindahan paksa pasien ke RS Indonesia
29 December 2024 13:06 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018