Wabah Kolera Kembali Menyebar di Sudan Selatan
Rabu, 4 Juni 2014 6:45 WIB
Juba, (Antara/AFP) - Wabah kolera kembali menyebar di sekitar ibu kota Sudan Selatan, Juba, setelah pada bulan lalu penyakit mematikan tersebut juga menjangkiti banyak orang di tempat yang sama, kata pejabat kesehatan setempat pada Selasa.
Wabah tersebut menjadi pekerjaan tambahan bagi Sudan Selatan. Saat ini pemerintah juga harus menghadapi ancaman kelaparan yang disebabkan oleh enam bulan perang saudara antara Presiden Salva Kiir dan gerilyawan loyalis mantan wakil presiden Riek Machar.
"Kami menyaksikan wabah tersebut menyebar di sekitar Juba. Kami harus siap untuk menghadapi potensi penyebaran yang lebih lias," kata Abdinasir Abubakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada sejumlah wartawan.
Wabah kolera telah menewaskan 27 orang dan menjangkiti 1.124 lainnya, kata Menteri Kesehatan Sudan Selatan Riek Gai Kok.
Dia menambahkan bahwa sejumlah kasus baru telah muncul di bagian selatan dan barat daya Juba. Wabah kolera juga menyebar di negara bagian Jonglei dan Upper Nile di bagian utara Sudan Selatan--tempat terjadinya pertempuran hebat selama beberapa bulan terakhir.
Gai Kok mengatakan bahwa jumlah laporan atas kasus kolera telah menurun.
Namun Abubakar mengingatkan bahwa hal tersebut "tidak berarti bahwa penyebaran wabah telah berhasil dihentikan."
Selama beberapa waktu terakhir, hujan lebat membanjiri negara miskin tersebut sehingga menyebabkan terhambatnya bantuan dan berpotensi memperparah penyebaran wabah kolera.
Kolera ditularkan melalui air minum dan makanan yang terkontaminasi feses. Setelah periode inkubasi singkat selama dua sampai lima hari, penyakit tersebut kemudian menyebabkan diare parah sehingga penderita akan kekurangan cairan tubuh.
Hilangnya cairan tubuh secara dramatis dan tiba-tiba tersebut seringkali berakibat fatal. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian Pertanian akan isolasi daerah terjangkit virus Kolera Babi
18 November 2019 12:17 WIB, 2019
Kematian massal babi, kolera babi dan african swine fever tidak menular ke manusia
11 November 2019 20:09 WIB, 2019
Ribuan bangkai babi dibuang di danau, polisi selidiki sejumlah peternakan
11 November 2019 17:15 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018