Timor Leste Belajar Pendidikan Inklusif ke Payakumbuh

id Timor Leste Belajar Pendidikan Inklusif ke Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (Antarasumbar)

Payakumbuh, (Antara) - Ministry of Education Special Inclusive Education Department Of Timor Leste atau Kementerian Pendidikan Membidangi Pendidikan Inklusif Timor Leste, belajar pendidikan inklusif ke Payakumbuh selama lima hari.

Delegasi pendidikan Timor Leste berjumlah tiga orang itu, diterima Wali kota Payakumbuh Riza Falepi, Kepala Dinas Pendidikan Hasan Basri dan Kepala SLB Centre Payakumbuh Dewi Marza, Kamis.

Tiga delegasi yang berkunjung itu, Amandio Sarmento, IE (Coordinator of Plan), Natercia, dan Jose Monteiro (IE Coordinator) akan berada lima hari di Payakumbuh.

Menurut Amandio Sarmento, negaranya memberikan apresiasi terhadap Pemkot Payakumbuh yang lebih maju mengelola pendidikan inklusif di Indonesia.

"Karena itu, Menteri Pendidikan Timor Leste mengirim kami ke Payakumbuh," kata Amandio.

Menurut dia, selama di Payakumbuh pihaknya akan fokus belajar cara melatih guru-guru yang akan mengajar pendidikan inklusif di Timor Leste.

"Di negara kami, baru akan diterapkan pada tiga kota, masing-masing Kota Dili, Kota Aileu dan Kota Lautem," sebutnya.

Dari tiga delegasi yang ikut ke Payakumbuh, seorang di antaranya pejabat kementerian pendidikan yang disabelitas.

Amandio mengatakan, program pendidikan inklusif di Timor Leste, sebuah kebijakan pemerintah yang cukup baru. Karena itu, banyak tantangan dan persoalan internal yang dihadapi negaranya.

Tapi, katanya, Pemerintah Timor Leste punya komitmen tinggi terhadap pendidikan inklusif ini.

Makanya, delegasi tersebut serius menimba pengalaman dan belajar di Payakumbuh, meski dalam rentang waktu relatif singkat.

"Program Pendidikan Inklusif Payakumbuh sudah jauh lebih maju, seumur usia negaranya yang baru sebelas tahun melepaskan diri dari NKRI," sebutnya.

Wali kota Payakumbuh Riza Falepi, sangat menghargai delegasi Timor Leste yang belajar pendidikan inklusif ke kota ini.

Karena itu, Wali Kota memerintahkan Kadis Pendidikan Hasan Basri dan Kepala SLB Centre Dewi Marza, selaku Ketua Pokja Pendidikan Inklusif Payakumbuh, melayani tamu sebaik-baiknya.

"Jangan ada yang ditutupi, semua yang diminta berikan kepada rombongan. Ilmu yang dimiliki dan diberikan kepada orang lain merupakan ibadah bagi kita," ucap Riza. (*/mko/jno)



Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar